RADAR JEMBER - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, melontarkan pujian sekaligus kritik konstruktif usai kemenangan meyakinkan 3-0 atas Napoli di pekan ke-22 Serie A 2025-26.
Dalam laga tersebut, Jonathan David mencetak gol keempatnya di Serie A musim ini.
Spalletti mengapresiasi ketajaman dan ketangguhan sang striker Kanada di kotak penalti.
Ia menilai David mampu bertarung dalam ruang sempit dan menunjukkan insting striker sejati.
“David adalah pemain yang kuat, dan malam ini dia menunjukkan bahwa dirinya mampu bertahan dalam duel di kotak penalti, di mana ruang sangat sempit, sehingga dia harus merebutnya dari lawan,” ujarnya.
Selain itu, Weston McKennie juga mendapat pujian tinggi. Spalletti bahkan menyebut gelandang asal Amerika Serikat itu sebagai penyerang tengah yang ideal.
“Dia bertarung, kuat di udara, dan punya lompatan luar biasa. Dia bermain untuk hasil,”
Spalletti juga menyoroti konsistensi Juventus dalam menerapkan pressing tinggi sepanjang pertandingan. Menurutnya, pendekatan ini membuat Napoli kesulitan mengembangkan permainan.
Ia secara khusus memuji Gleison Bremer, yang dinilai tampil sangat solid dalam duel satu lawan satu.
Sementara itu, Rasmus Hojlund juga mendapat apresiasi atas kekuatan fisik dan pergerakannya di lini depan.
“Bremer sangat bagus dalam duel satu lawan satu di lapangan terbuka. Hojlund kuat secara fisik, teknis, dan dalam berlari di belakang pertahanan. Dia menangani duel satu lawan satu itu dengan sempurna,”
Kombinasi pertahanan kokoh dan tekanan agresif menjadi kunci kemenangan Juventus di laga krusial ini.
Salah satu pernyataan paling menarik dari Spalletti adalah pujiannya terhadap Kenan Yildiz, yang tampil sebagai striker dan mencetak gol.
“Yildiz seperti alien. Dia bukan pesepak bola biasa,” ujar Spalletti.
Menurutnya, Yildiz memiliki bakat alami yang membuatnya berbeda dari pemain lain. Bahkan ketika melakukan kesalahan, itu hanya untuk “mencoba terlihat normal”.
Pujian ini semakin menegaskan status Yildiz sebagai salah satu aset paling berharga Juventus saat ini.
Editor : M. Ainul Budi