RADAR JEMBER - Kelemahan AC Milan saat ini adalah selalu sulit menghadapi tim-tim papan bawah.
Bahkan beberapa kali mereka tak bisa mengamankan tiga poin dan justru kesulitan meraih satu poin.
Laporan dari MilanNews mengungkapkan data yang mengejutkan: Rossoneri memiliki pertahanan sekuat baja saat menghadapi sesama tim besar, namun berubah menjadi rapuh saat bertemu tim yang di atas kertas lebih lemah.
Mengapa ini terjadi? Ada dua diagnosa utama:
Masalah Mental: Tim cenderung masuk ke lapangan dengan konsentrasi yang sedikit berkurang saat melawan tim kecil. Banyak gol yang seharusnya bisa dihindari dengan sedikit lebih banyak fokus.
Masalah Taktis: Tak bisa dipungkiri Milan asuhan Allegri lebih baik saat bermain counter-attack (biasanya saat lawan tim besar). Namun, ketika harus mendominasi penguasaan bola (lawan tim kecil), mereka sering meninggalkan celah untuk serangan balik lawan.
Dalam konferensi pers jelang laga melawan Como, Massimiliano Allegri menanggapi isu kebobolan ini dengan filosofi “gelas setengah penuh”. Ia mengakui timnya sering tertinggal lebih dulu, namun memuji daya juang mereka.
“Saya setuju bahwa kami tertinggal delapan kali, tetapi kami juga bangkit (recovered) delapan kali: itu tergantung pada apakah Anda melihat gelas setengah penuh atau setengah kosong.”
Editor : M. Ainul Budi