RADAR JEMBER - Alessio Cragno angkat suara membela kiper Inter Milan Yann Sommer yang belakangan menjadi sasaran kritik, terutama terkait tinggi badan.
Dalam wawancara panjang bersama TMW, mantan kiper Sassuolo dan Cagliari itu menilai penilaian semacam tersebut tidak relevan untuk mengukur kualitas seorang penjaga gawang.
Baca Juga: Dibayangi Start Jelek, Sarri Buktikan Diri Bawa Lazio Bangkit dan Temukan Jalannya
“Terus terang, mendengar kritik seperti itu terasa agak tidak masuk akal,” ujar Cragno. “Ada banyak kiper yang tidak terlalu tinggi tetapi memiliki karier luar biasa. Gawang lebarnya tujuh meter dan tingginya dua meter: jika Anda menutup sudut dengan timing yang tepat, sebagian besar pekerjaan sudah selesai.”
Cragno menekankan bahwa atribut utama kiper bukanlah tinggi badan, melainkan daya ledak, kekuatan, kecepatan reaksi, dan kepribadian.
Baca Juga: Striker Muda Inter Milan Ini Harganya Tiba-tiba Melesat, Kenapa?
“Seorang kiper dinilai dari apakah dia melakukan penyelamatan atau tidak. Jika dia mampu menyelamatkan, tinggi badan menjadi faktor sekunder,” tegasnya.
Secara khusus, Cragno membela Sommer dengan merujuk pada rekam jejaknya.
“Dia sudah 15 tahun menjadi kiper tim nasional Swiss, pernah bermain untuk Bayern Munich dan sekarang Inter. Tidak masuk akal mengatakan dia tidak bisa bermain hanya karena dianggap pendek,” katanya.
Menurut Cragno, setiap kiper memiliki karakteristik berbeda—ada yang setinggi dua meter, ada yang 1,85 meter—namun yang terpenting adalah kemampuan membaca permainan dan timing. “Tidak ada gunanya sangat tinggi jika tidak punya waktu yang tepat dan karakteristik yang sesuai,” pungkasnya.
Editor : M. Ainul Budi