RADAR JEMBER - Cedera panjang Denzel Dumfries memaksa Inter Milan membuka kembali peta strategi bursa transfer Januari.
Dengan perkiraan absensi lebih dari dua bulan, manajemen Nerazzurri mulai menimbang kemungkinan mendatangkan pengganti sementara di sektor bek sayap kanan.
Pernyataan Presiden Inter Giuseppe Marotta yang menyebut “tidak mengecualikan apa pun” menjadi sinyal bahwa klub membuka opsi, meski tetap tanpa obsesi belanja besar.
Baca Juga: Mantan Penyerang Inter Milan Ini Soroti Blunder Terus Terusan Bisseck, Ada Indikasi Mafia?
Tuttosport menilai pendekatan Inter masih akan mengutamakan profil yang tepat sasaran, selaras dengan kebijakan finansial pemilik klub, Oaktree.
Fokus utama berada pada pencarian vice Dumfries.
Nama yang paling ideal menurut laporan tersebut adalah Palestra, pemain milik Atalanta yang kini dipinjamkan ke Cagliari. Namun, banderol tinggi—diperkirakan menyentuh angka 40 juta euro—membuat opsi ini sulit direalisasikan dalam waktu dekat.
Sebagai alternatif, Inter juga memantau Belghali dari Hellas Verona. Situasi pemain yang tengah memperkuat Aljazair di Piala Afrika bisa memberi celah waktu bagi Inter, tetapi Verona dikabarkan enggan melepas sang bek sayap kecuali ada tawaran yang benar-benar tak bisa ditolak.
Baca Juga: Dua Kabar Transfer AS Roma yang 99 Persen Deal, Striker MU Siap Jadi Serigala Baru?
Tuttosport kemudian mengemukakan “jalur ketiga”: mendatangkan pemain yang sudah siap pakai, dengan biaya rendah atau lewat skema pinjaman, untuk menambal kebutuhan di sisi kanan hingga Dumfries pulih.
Namun, langkah ini dinilai berpotensi menjadi penyimpangan dari garis kebijakan Oaktree, yang selama ini menekankan disiplin usia, nilai aset, dan keberlanjutan finansial.
Baca Juga: RLC Solusi Tepat Untuk Lazio di Lini Tengah? AC Milan Rela Kehilangan Gelandang Inggris Ini?
Inter juga diminta waspada terhadap peluang pasar yang tiba-tiba muncul. Salah satunya adalah Dodô dari Fiorentina, yang berpeluang dilepas jika La Viola perlu mengorbankan satu pemain besar demi merombak skuad.
Meski demikian, opsi tersebut saat ini masih sebatas wacana dan belum mengarah pada negosiasi konkret.
Dengan waktu pemulihan Dumfries yang diperkirakan hingga Maret, Inter berada di persimpangan keputusan: bertahan dengan solusi internal, mengejar target muda bernilai tinggi, atau mengambil jalan pragmatis yang berisiko menggeser pakem manajemen Oaktree.
Editor : M. Ainul Budi