Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sudah Tinggalkan Chelsea, Roman Abramovich Masih Saja Diburu Pemerintah Inggris, KENAPA LAGI?

M. Ainul Budi • Jumat, 19 Desember 2025 | 01:50 WIB
Roman Abramovich
Roman Abramovich

RADAR JEMBER - Pemerintah Inggris memberi peringatan terakhir kepada Roman Abramovich terkait dana £2,5 miliar atau sekitar Rp.56 triliun hasil penjualan Chelsea yang sudah dibekukan selama lebih dari tiga tahun.

Baca Juga: DEAL! AS Roma Akhirnya Mau Tunggu Keputusan Pemain Ini

Saat menjual Chelsea pada 2022, Abramovich berjanji tidak mengambil uang sepeser pun dan menyatakan seluruh dana akan disalurkan untuk kegiatan kemanusiaan, terutama membantu korban perang Rusia–Ukraina serta krisis kemanusiaan lainnya.

Baca Juga: Legenda Liverpool Ini Blak-blakan Sebut Enzo Maresca Tak Bersama Chelsea Lagi Musim Depan? Omon-omon Atau Rumor Besar?

Namun hingga kini, dana tersebut belum juga disalurkan karena tarik-ulur soal mekanisme pengelolaan. Abramovich ingin dana dikelola melalui versinya sendiri, sementara pemerintah Inggris menuntut pengawasan ketat dan transparansi penuh.

Kini Perdana Menteri Keir Starmer menegaskan: Abramovich harus segera menyetujui penyaluran dana sesuai kesepakatan. Jika tidak, pemerintah siap menempuh jalur hukum.

Baca Juga: AC Milan Mulai Serius Dekati Bek Lazio Ini, Benar-benar GILA?

Intinya, uang tersebut bukan milik Abramovich, tidak bisa dipakai untuk kepentingan pribadi atau sepak bola, dan harus segera dialirkan ke tujuan kemanusiaan—atau kasus ini akan berlanjut ke pengadilan

Editor : M. Ainul Budi
#chelsea #roman abramovich