RADAR JEMBER - Usai menang lawan AC Milan di Coppa Italia.
Lazio justru KO di lanjutan Seri A. Setelah Lazio hanya mampu bermain imbang melawan Bologna, pelatih Maurizio Sarri memberikan berbagai penjelasan dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Ia menyoroti performa beberapa pemain, kondisi tim, hingga isu bursa transfer.
Sarri mengakui bahwa masalah yang dialami Nuno Tavares dalam fase bertahan bukan hal baru.
Baca Juga: Ini Wawancara LENGKAP Arne Slot Berbicara Soal Mo Salah, Liverpool Siap Ditinggalkan?
“Kesulitannya tidak muncul hanya malam ini. Dia luar biasa saat membawa bola dan melakukan penetrasi, tetapi punya masalah menjaga konsentrasi dalam waktu lama seperti yang dituntut dari seorang bek,” ujar Sarri. “Saat ini ia memang sedang kesulitan.”
Sarri juga menanggapi kartu yang diterima Gila setelah berbicara kepada wasit.
“Dia tidak menghina wasit. Dia hanya mengatakan bahwa menurutnya sang wasit bukan berada di level tinggi, tanpa menyerang secara pribadi. Biasanya wasit hanya pergi ketika mendengar hal seperti itu, tapi kali ini wasitnya lebih sensitif.”
Sarri menolak anggapan bahwa sistem permainannya membuat striker sulit mencetak gol.
Ia mencontohkan para penyerang yang pernah diasuhnya:
“Saya bisa tunjukkan daftar 36 gol Higuain, 29 gol Mertens, 22 Hazard, dan 32 Ronaldo. Immobile juga mencetak 27 gol bersama saya. Jadi bukan gaya bermain yang menghambat.”
Menurutnya, kondisi para penyerang Lazio saat ini masih belum optimal.
Baca Juga: Chivu Siapkan Pesta Penyambutan Kejutan Untuk Liverpool di San Siro, Inter Milan Siap Beri Surprise
“Castellanos belum dalam kondisi terbaik, Noslin bukan penyerang murni, sementara Dia masih setengah jalan. Tapi Dia tampil baik dalam dua laga terakhir. Secara penciptaan peluang, statistik kami justru meningkat dua kali lipat.”
Sarri menjelaskan bahwa Isaksen mengalami masalah pada bagian otot.
“Itu hanya rasa tidak nyaman pada adductor. Semoga hanya kelelahan, bukan cedera otot.”
Soal ekspektasi pada Tavares sejak pra-musim, Sarri mengaku tidak terkejut.
“Secara garis besar sama. Dia kuat saat menggiring bola, tapi kurang halus secara teknis saat bola diam. Ia punya kekuatan fisik luar biasa, tetapi masih bisa lebih baik dalam bertahan.”
Baca Juga: AS Roma Kembali Munculkan Rumor Incar Gelandang Pengangkut Air Ini di Lini Tengah?
Sarri menilai masalah Castellanos bukan soal keberanian, tetapi kondisi fisik.
“Dia tidak langsung menembak karena merasa seorang bek akan mengejar. Saat ini dia kurang akselerasi sehingga memilih mengoper.”
Sarri mengomentari hadirnya Immobile yang kembali menyapa mantan rekan setimnya.
“Dia di rumahnya sendiri di sini. Saya senang melihat penghormatan besar untuknya. Ia mencetak 207 gol untuk Lazio. Luar biasa!,” ujar Sarri sambil tertawa.
Editor : M. Ainul Budi