RADAR JEMBER - Skuad Inter Milan melaju ke perempat final Coppa Italia dengan kemenangan telak 5-1 atas Venezia.
Gol-gol Nerazzurri dicetak oleh Pio Esposito, Bonny, Thuram (2 gol), dan Diouf.
Namun lebih dari hasilnya, perhatian terbesar justru tertuju pada produktvitas penyerang Inter, yang kini disebut menghadirkan “angka-angka yang membuat takjub”.
Baca Juga: Laga Inter Milan versus Como Diprediksi Akan Sengit, Chivu Dihadapkan pada Tantangan Berat
Menurut Repubblica, inilah aspek yang paling disorot pelatih Cristian Chivu setelah laga.
“Yang paling penting: para penyerang mencetak gol”
Chivu mengungkapkan bahwa hal paling memuaskan dalam pertandingan tersebut adalah kontribusi sektor depan.
“Dari semua hal positif, yang paling menonjol adalah ini: para penyerang mencetak gol,” tulis Repubblica mengutip komentar sang pelatih.
Baca Juga: Jika Pellegrini Pergi dari AS Roma, Ini Hal Penting yang Bakal Manajemen Rugi
Setahun lalu, di era Simone Inzaghi, Inter sempat menghadapi masalah serius karena para penyerang pelapis sulit mencetak gol. Kini, situasinya berubah drastis.
Statistik yang Menggambarkan Peningkatan Besar
Repubblica kemudian memaparkan data yang menunjukkan betapa menonjolnya lini depan Inter musim ini—baik di Serie A, Liga Champions, maupun Coppa Italia.
Lautaro Martínez
17 laga — 10 gol, 2 assist
Top skor Serie A sejauh ini.
Baca Juga: Bocoran Nama Striker Pendamping Lautaro di Lini Depan Inter Milan, Chivu Masih Cari Pemain Lagi?
Marcus Thuram
13 laga — 7 gol, 2 assist
Yannick Bonny
18 laga — 5 gol, 6 assist
Pio Esposito
17 laga — 3 gol, 3 assist
Secara total, empat penyerang Inter telah menghasilkan 25 gol dan 13 assist, angka yang disebut media Italia sebagai “luar biasa”.
Chivu Merendah: “Bukan kredit saya”
Ketika ditanya siapa yang paling pantas diapresiasi atas produktivitas luar biasa ini, Chivu menolak mengambil pujian untuk dirinya sendiri.
“Nomor-nomor ini memang membuat cukup terkesan. Namun kreditnya untuk mereka yang memilih para pemain ini dan membawa mereka ke Inter. Dan tentu saja untuk para pemain serta rekan-rekannya. Kadang ada satu dua pertandingan di mana penyerang tidak mencetak gol, tapi itu bukan masalah. Mereka bekerja terus-menerus,” kata Chivu.
Chivu juga mengungkapkan bahwa Bonny sempat mengalami kondisi fisik kurang ideal.
“Bonny terkena demam beberapa hari, tapi tak ada yang menyangka. Kami membutuhkan mereka semua dan kontribusi mereka.”
Editor : M. Ainul Budi