RADAR JEMBER - Mantan striker AC Milan dan AS Roma Cassano Membela Lautaro: “Sudah 4 Tahun Tak Libur. Dia Top Dunia — dan Hanya Orang Tak Paham Bola yang Berani Mengkritiknya”
Di program Viva el Fútbol, Antonio Cassano kembali menyalakan api perdebatan.
Namun kali ini, nyalanya diarahkan untuk membela kapten Inter Milan Lautaro Martinez, sang kapten Inter yang baru saja mencetak dua gol melawan Pisa.
Dengan gaya blak-blakan khasnya, Cassano membuka pidato tanpa filter:
Baca Juga: WADUH! Lamine Yamal Tak Bisa Jadi Remaja Normal, Kenapa?
“Lautaro itu capocannoniere. Kepada mereka yang mengkritiknya, saya bilang: dia sudah 4 tahun tidak liburan. Empat tahun! Ia bermain, berlari, berdarah, jatuh, berdiri lagi. Mencetak gol, bertarung, dipukul dan memukul balik, selalu dengan kepribadian besar.”
Cassano tak berhenti di situ. Ucapannya mengalir seperti arus deras, membungkus Lautaro dengan pujian yang tak sering ia berikan kepada siapa pun.
“Dia fantastis. pemain terkuat di Serie A, dan salah satu yang terbaik di dunia. Bagaimana mungkin ada yang berani mengkritiknya? Apa yang sedang mereka bicarakan? Tidak ada! Nol!”
Angka-angka pun menyertai pembelaannya.
28 tahun. 163 gol.
Hanya butuh “5 atau 6 gol lagi untuk menjadi top scorer sepanjang masa Inter.”
Sebuah warisan yang biasanya hanya dicapai oleh legenda-legenda klub, bukan sekadar penyerang modern.
“Lautaro sedang menulis sejarah Inter. Sikapnya? Tidak pernah bisa dikritik. Tidak pernah.”
Sementara dunia bola terus berputar cepat, Cassano justru mengingatkan semua orang pada sesuatu yang sederhana:
Baca Juga: The Next Theo Hernandez AC Milan Ini Bartesaghi Sudah Lampui Estupinan?
kerja keras tak pernah berbohong.
Dan bagi Lautaro Martinez, empat tahun tanpa liburan bukan pengorbanan —
itu adalah tanda bahwa ia lahir untuk menjadi pemimpin, penyerang, dan legenda.
Editor : M. Ainul Budi