RADAR JEMBER - Sentimen yang berkembang di media sosial menunjukkan bahwa manajeman AC Milan harus mengakhiri masa pinjaman striker mudanya Francesco Camarda dari Lecce dan membawanya kembali pada bulan Januari.
Dengan bursa transfer yang begitu terbatas, ide ini mulai masuk akal.
"Kabarnya, dewan mananeman klub hanya berencana menginvestasikan €25-30 juta untuk tambahan striker pada bulan Januari. Dengan anggaran sebesar itu, hampir mustahil untuk merekrut striker yang dapat memberikan dampak langsung di klub sebesar AC Milan.
Baca Juga: Situasi Kontrak Mike Maignan di AC Milan Masih Menggantung? Chelsea Terus Menggoda
"Klub telah menghabiskan lebih dari €70 juta untuk perekrutan "Santiago Giménez" dan Christopher Nkunku yang terbukti gagal, sehingga mereka tidak mampu terus-menerus menghabiskan uang untuk perekrutan pemain yang kurang diminati dan tidak meningkatkan daya saing tim.
"Kembalinya Camarda bisa jadi inisiatif logis, mengingat ia tidak akan menjadi striker utama, setidaknya tidak dalam waktu dekat. Dia akan berada di belakang Christian Pulisic dan Rafael Leão, dan bisa saja memiliki peran yang sama dengan yang saat ini diemban Giménez… jika Giménez tidak pergi.
Baca Juga: Heboh Bursa Transfer Manu Kone ke Inter Milan, Chivu Ngebet Banget, AS Roma Hanya Realistis?
"Dengan harga €30 juta, Anda hampir tidak akan menemukan striker tajam yang mampu mengubah nasib tim sejak hari pertama. Mengembalikan permata terbaik akademi, yang saat ini terjebak di tim di mana ia jarang mendapat kesempatan bermain, bukanlah hal yang mustahil.
"Camarda telah membuktikan dirinya sebagai pemain papan atas di usia 17 tahun. Masih harus dilihat apakah ia dapat mencapai level yang dibutuhkan untuk menjadi pemain nomor 9 AC Milan, tetapi membawanya kembali bisa menjadi langkah paling cerdas di bursa transfer ini.
Editor : M. Ainul Budi