RADAR JEMBER - Gianluca Di Marzio membuka sebuah retroscena mengejutkan terkait Cesc Fabregas dan peluangnya untuk bergabung dengan Inter Milan pada bursa transfer musim panas lalu.
Dalam pemaparan di Sky Sport, jurnalis kondang Italia itu mengungkap bahwa Como menghalangi pendekatan Roma dan Inter dengan sebuah tawaran yang sulit ditolak.
Menurut Di Marzio, manajemen Como menjanjikan kepada Fabregas dana transfer mencapai 150 juta euro untuk membangun skuad.
Nominal itu — yang disebutnya sebagai “cifra choc” — diyakini menjadi alasan utama mengapa pelatih asal Spanyol tersebut menolak tawaran dari dua klub besar Serie A.
“A Fabregas durante l’estate erano stati promessi 150 milioni per il mercato. Il Como non è arrivato lontano da questa cifra. Ora capiamo meglio perché lui ha detto no prima alla Roma e poi all’Inter,” ungkap Di Marzio.
Selain dana yang luar biasa besar, Como juga disebut memberikan wewenang penuh kepada Fabregas dalam menentukan nama-nama rekrutan, serta gaji setara pelatih top.
Paket lengkap itu membuat mantan gelandang Barcelona tersebut mantap bertahan dan melanjutkan proyek ambisius klub promosi tersebut.
Ketika Inter bertemu Fabregas dalam negosiasi, keputusan sang pelatih sudah bulat: bertahan di Como untuk menjalankan proyek besar yang dijanjikan kepadanya.
Kisah ini menambah satu lagi episode menarik dalam dinamika mercato Serie A, sekaligus menegaskan bahwa Como kini bukan lagi sekadar pendatang baru, melainkan klub dengan ambisi dan kekuatan finansial yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Editor : M. Ainul Budi