Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Banyak Hasil Negatif, Inter Milan Kini Punya Dua Masalah Besar, Ujian Sesungguhnya Ada di......

M. Ainul Budi • Rabu, 26 November 2025 | 02:08 WIB

Chivu, Pelatih Inter Milan
Chivu, Pelatih Inter Milan

RADAR JEMBER - Inter Milan Dihadapkan pada “Dua Kompleks” Besar: Klub Beri Sinyal Optimistis, Tapi Ujian Sesungguhnya Tersedia di Madrid

Inter kembali disorot setelah rangkaian hasil negatif dalam laga-laga besar memunculkan pertanyaan lama: mengapa Nerazzurri masih rapuh ketika tensi pertandingan naik? Meski sudah berganti pelatih dan memasuki era baru bersama Cristian Chivu, pola-pola dari musim sebelumnya masih tampak jelas.

Masalah Klasik: Tumbang di Laga Penentu

La Gazzetta dello Sport menyoroti bahwa Inter masih membawa “penyakit lama”:

Tim kerap melempem ketika harus meningkatkan level permainan. Dari empat big match di Serie A, Inter kalah tiga kali—melawan Juventus, Napoli, dan Milan—dan hanya menang atas AS Roma, itu pun dengan keberuntungan yang diakui Chivu.

Catatan ini mengulang tren era Inzaghi: hanya 7 poin dari 24 dalam scontri diretti. Kekalahan dalam Derby della Madonnina juga memperpanjang rekor tanpa kemenangan menjadi enam laga, memupuk apa yang disebut Gazzetta sebagai “kompleks derby yang tak terucapkan”.

Kesalahan Yann Sommer kembali jadi sorotan. Blunder di Turin dan derbi dinilai menggerus kepercayaan diri tim, tapi Gazzetta menegaskan: masalah Inter jauh lebih luas daripada sekadar kesalahan individu.

Ketidakseimbangan Sistem: Keinginan Pelatih vs Karakter Tim

Menurut analisis tersebut, Inter masih belum stabil antara:

model permainan agresif & vertikal ala Chivu

karakter alami skuad yang lebih nyaman mendominasi lawan-lawan yang inferior

Dengan kata lain, Inter tampil ganas melawan tim kecil, namun masih kehilangan identitas ketika menghadapi lawan sekelas.

Sinyal Positif dari Klub, Ujian Nyata di Metropolitano

Di balik turbulensi ini, pihak manajemen dikabarkan memberi pesan-pesan menenangkan, mendukung penuh proyek Chivu. Namun ketenangan itu akan benar-benar diuji pekan ini.

Pertandingan kontra Atletico Madrid di Wanda Metropolitano menjadi big match pertama Inter di Liga Champions musim ini—setelah empat kemenangan awal yang relatif tak menantang.

Pertanyaan besarnya:

Bisakah Chivu membuktikan bahwa Inter dapat bersaing di level elite Eropa?

Sebab, bagi proyek teknis yang baru dimulai ini, kemampuan menghadapi klub-klub besar merupakan syarat mutlak. Tidak ada lari dari kenyataan: Inter harus menunjukkan bahwa mereka benar-benar bertumbuh, bukan hanya berputar di lingkaran persoalan lama.

Editor : M. Ainul Budi
#inter milan #Chivu #Liga Champions #atletico madrid #as roma