Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Batal ke Miami, Laga Barcelona vs Villarreal Jadi Simbol Kegagalan Diplomasi Sepak Bola Spanyol

Redaksi Radar Jember • Rabu, 5 November 2025 | 02:52 WIB
Suasana pertandingan antara FC Barcelona vs Villarreal di La Liga musim lalu. (Sumber Foto: Reuters)
Suasana pertandingan antara FC Barcelona vs Villarreal di La Liga musim lalu. (Sumber Foto: Reuters)

Radar Jember - Rencana LaLiga menggelar laga antara Villarreal dan Barcelona di Miami, Amerika Serikat, resmi dibatalkan. Gagalnya pertandingan yang sejatinya dijadwalkan pada 20 Desember 2025 itu menandai kegagalan diplomasi sepak bola antara Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan pihak penyelenggara liga.

Awalnya, RFEF telah memberikan izin pelaksanaan laga di Miami Amerika Serikat, langkah yang dianggap sebagai terobosan untuk memperluas pasar LaLiga secara global. 

Namun, keputusan itu justru menuai penolakan keras, terutama dari para pemain dan sejumlah klub besar di Spanyol.

Salah satu pemain yang mengkritik adalah kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, yang menilai LaLiga terlalu mengedepankan kepentingan bisnis tanpa mempertimbangkan suara pemain.

Baca Juga: Hamka Hamzah Sindir Jeje Mantan Penerjemah STY? Banyak TV Undang Komentator Sok Tau Bola Tapi Bukan Pemain?

“LaLiga melakukan apa pun yang mereka mau karena itu menguntungkan mereka. Keputusan ini merusak keseimbangan kompetisi. Bermain di kandang jelas tidak sama dengan bermain di luar negeri,” tegas Courtois.

Sebagai bentuk protes, para pemain juga melakukan aksi diam selama 15-20 detik di lapangan pada awal pertandingan LaLiga akhir pekan lalu. 

Aksi simbolik itu menyiratkan ketidaksetujuan terhadap keputusan yang dinilai tidak melibatkan mereka dalam proses pengambilan kebijakan.

Baca Juga: Batal ke Miami, Laga Barcelona vs Villarreal Jadi Simbol Kegagalan Diplomasi Sepak Bola Spanyol

Menanggapi tekanan dari berbagai pihak tersebut, RFEF selaku pihak yang bertanggung jawab akhirnya mencabut izin pada Selasa (21/10). 

Keputusan tersebut sekaligus menggagalkan proyek besar LaLiga yang digadang-gadang sebagai langkah strategis menuju panggung internasional.

Presiden LaLiga, Javier Tebas, mengaku kecewa dan menyebut pembatalan ini sebagai kemunduran bagi sepak bola Spanyol.

“Hari ini, sepak bola Spanyol telah kehilangan kesempatan untuk maju, memproyeksikan diri secara global, dan memperkuat masa depannya,” tulis Tebas di X.

Dalam pernyataannya, LaLiga menegaskan bahwa pertandingan akan tetap digelar di Spanyol sambil menunggu persetujuan dari FIFA. 

Pihaknya juga menyesalkan gagalnya proyek ini, yang disebut sebagai kesempatan bersejarah untuk membawa sepak bola Spanyol ke tingkat internasional.

Meski menjadi salah satu pihak yang terdampak langsung, Barcelona tetap menghormati keputusan Laliga. Klub berjuluk Blaugrana tersebut tetap mendukung penuh setiap keputusan yang diambil otoritas liga. 

“FC Barcelona menghormati dan menerima keputusan untuk membatalkan pertandingan melawan Villarreal di Miami yang bertepatan dengan pekan ke-17 LaLiga" tulis Barcelona dalam pernyataan resminya, Rabu (22/10).

Editor : Nur Hariri
#laliga #villareal #barcelona