Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

WADUH! Allegri: Saya Sudah Tak Butuh Striker di AC Milan

M. Ainul Budi • Selasa, 4 November 2025 | 21:18 WIB
Leao dan Allegri
Leao dan Allegri

RADAR JEMBER - Pelatih kepala AC Milan Allegri mengakui bahwa AS Roma pantas unggul di 35 menit pertama karena timnya berada di bawah tekanan berat dan membuat banyak kesalahan.

Namun, ia memuji respon tim di babak kedua, di mana mereka keluar dengan sangat baik dan menciptakan peluang untuk menggandakan skor.

Fokus utamanya adalah perkembangan pemain muda, seperti Bartesaghi dan De Winter, yang meski gugup di awal, akhirnya tampil kuat, membuktikan bahwa tim ini sedang membangun kepercayaan diri saat bermain tanpa pemain kunci (seperti Pulisic, Rabiot, dan Tomori).

Baca Juga: AC Milan dan Inter Milan Ternyata Sama-sama Buru Pemain Ini, Jadikan Sebagai Target Utama?

Allegri menegaskan bahwa yang terpenting adalah mengisi kotak penalti agar peluang mencetak gol tetap ada, terlepas dari ada atau tidaknya striker murni.

Ia juga menyoroti perubahan taktik di babak kedua, di mana mereka justru diminta untuk terus menekan, yang membuat tim bertahan lebih baik dan nyaris tidak memberi Roma peluang bersih setelah menit ke-35.

Dia juga memuji pemain seperti Nkunku dan Rafa yang bermain bagus, dan menegaskan bahwa yang penting adalah mengisi kotak penalti terlepas dari apakah mereka memiliki striker klasik atau tidak, karena timnya akan menemukan cara untuk mencetak gol.

Komentar Allegri menunjukkan kedewasaan dalam menilai pertandingan.

Baca Juga: Usai Dibully Gara-gara Gagal Nendang Pinalti ke Gawang AC Milan, Dybala Bakal Absen Lama di AS Roma?

Memang, babak pertama seperti mimpi buruk, dan Leao menunjukkan mengapa dia adalah permata di posisi naturalnya.

Itu adalah kemenangan khas "Allegri-ball": bertahan total setelah unggul 1-0 dari skema serangan balik mematikan, dan menunggu lawan kehabisan akal.

Baca Juga: Akanji: Chivu Selalu Ingin Kami Berkembang dan Seakan terus Haus Kemenangan Untuk Inter Milan

Kegagalan penalti Dybala adalah berkah tersembunyi, seolah nasib memang sudah ditakdirkan.

Dengan kondisi tim yang pincang, hasil ini luar biasa! Satu poin di belakang puncak klasemen setelah menghadapi tim-tim berat kayak Napoli, Juve, Roma, dan Atalanta!

Ini membuktikan mental juara tim ini. Maju terus Kapten! membuktikan mental juara dan tradisi tidak pernah mati.

Editor : M. Ainul Budi
#dybala #ac milan #Allegri #as roma