RADAR JEMBER - Tanpa Pulisic & Rabiot, Milan Terlihat Biasa-Biasa Saja. Sebab dalam Tiga laga terakhir — Fiorentina, Pisa, Atalanta — cukup jadi alarm buat Rossoneri.
Bukan kalah, tapi performa Milan anjlok banget tanpa Christian Pulisic dan Adrien Rabiot di lapangan.
Catatan dari Corriere dello Sport:
Milan cuma punya 19 pemain outfield fit sepenuhnya.
Baca Juga: Di Kudeta Inter Milan dan AS Roma, Allegri Justru Berikan Komentar Kecut untuk AC Milan?
Dalam tiga laga terakhir Serie A, cuma dapat 5 poin — tapi semua terasa berat.
Allegri kesulitan rotasi: hanya 8 pergantian dari 15 pemain dalam 3 laga terakhir ????
Dampak Absennya Duo Kunci:
Rabiot: tenaga, karakter, dan kepemimpinan di dua fase permainan.
Pulisic: determinasi + hasil akhir. Tanpanya, serangan Milan kehilangan arah.
Singkatnya, Milan jadi tim “normal” — kehilangan ketajaman dan ritme yang dulu bikin lawan takut.
Alasan Struktural:
Allegri dan manajemen sepakat bikin skuad kecil karena tak main di Eropa.
Tapi cedera massal (Pulisic, Estupiñán, Rabiot, Loftus-Cheek, Nkunku, Jashari) bikin sistem itu runtuh.
Hasilnya? Rotasi seret, energi habis, ide pun mentok.
Kabar Baik:
Estupiñán & Jashari udah balik latihan.
Pulisic mungkin bisa main lawan Parma, dan Rabiot juga mendekat.
Tapi lawan Roma akhir pekan ini, Milan harus membuktikan bisa hidup tanpa “dua tulang punggungnya.”
Editor : M. Ainul Budi