Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Duet Mewah Liverpool Jadi Sorotan, Investasi Rp 5,2 Triliun Dianggap Sia-Sia?

Redaksi Radar Jember • Kamis, 23 Oktober 2025 | 22:34 WIB
Alexander Isak dan Florian Wirtz, yang didatangkan dengan total nilai fantastis mencapai Rp 5,2 triliun.
Alexander Isak dan Florian Wirtz, yang didatangkan dengan total nilai fantastis mencapai Rp 5,2 triliun.

Radar Jember - ​Empat kekalahan beruntun yang dialami Liverpool di semua kompetisi membuat ruang ganti tim berjuluk The Reds itu memanas.

Sorotan tajam kini mengarah pada dua rekrutan termahal mereka di bursa transfer musim panas lalu, Alexander Isak dan Florian Wirtz, yang didatangkan dengan total nilai fantastis mencapai Rp 5,2 triliun.

​Ekspektasi setinggi langit yang dibebankan di pundak keduanya seakan menjadi bumerang.

Hingga kekalahan terakhir melawan Manchester United akhir pekan lalu (19/10), baik Isak maupun Wirtz belum mampu menunjukkan performa yang sepadan dengan banderol selangit mereka.

Keduanya masih mandul, tanpa satu gol pun di Liga Premier Inggris.

​Alexander Isak, yang diboyong dari Newcastle United dengan mahar hampir Rp 3 triliun, selalu kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Dalam laga kontra Manchester United, striker asal Swedia itu bahkan harus ditarik keluar pada menit ke-72 setelah gagal memberikan dampak signifikan.

​Nasib serupa dialami Florian Wirtz. Gelandang serang kreatif yang didatangkan dari Bayer Leverkusen ini diharapkan menjadi motor serangan baru.

Namun, pemain berusia 22 tahun itu tak kunjung mencetak gol maupun assist.

Posisinya di tim utama bahkan mulai tergeser, seperti yang terlihat saat melawan MU di mana ia hanya bermain sebagai pengganti.

​Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa timnya sedang dalam periode sulit.

"Tentu saja kami harus merasa cemas setelah kalah empat kali beruntun," ujarnya.

Slot juga tidak menampik bahwa proses adaptasi dan integrasi pemain baru, termasuk Isak dan Wirtz, menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya.

Perubahan taktik yang ia usung disebut-sebut mengganggu keseimbangan dan kohesi tim yang sudah ada.

​Kritik pedas pun datang dari berbagai kalangan. Banyak yang menilai duet mahal ini belum "nyetel" dengan skema permainan Liverpool.

Tumpulnya lini serang dan rapuhnya pertahanan, terutama dalam mengantisipasi bola mati, menjadi pekerjaan rumah besar bagi Arne Slot.

​Di tengah tren negatif ini, para penggawa Liverpool dikabarkan telah melakukan diskusi internal untuk mencari jalan keluar.

Gelandang Dominik Szoboszlai menegaskan bahwa seluruh tim harus tetap bersatu.

"Kami telah mengadakan banyak pertemuan, kami berbicara satu sama lain, dan yang terpenting adalah kami tetap bersatu. Itu hal terpenting ketika masa sulit," ungkapnya.

​Jika Isak dan Wirtz tak kunjung menemukan performa terbaik mereka, tekanan publik Anfield dan media dipastikan akan semakin besar.

Investasi triliunan rupiah yang telah digelontorkan kini berada di ujung tanduk, menanti pembuktian di laga-laga.

 Penulis: M. Dafid Ibrahim Magang 25

Editor : Imron Hidayatullahh
#manches ter united #The Reds #liverpool #newcastle united