RADAR JEMBER - AC Milan kembali meraih 3 poin di kandang sendiri dalam lanjutan Seri A.
Dini hari tadi, Milan mampu menang 2-1 dari tamunya Fiorentina. Dua gol Milan dicetak Rafael Leao di babak kedua.
Usai pertandingan, pelatih Fiorentina, Stefano Pioli memberikan komentarnya terhadap jalannya pertandingan.
Pelatih yang pernah membawa Milan meraih Scudetto itu berkomentar dengan raut wajah kecewa.
Dalam sebuah wawancara, Wartawan DAZN menyodorkan mikrofon, Pioli dengan wajah campur aduk antara mau hendak menangis sampai marah dan kesal bercampur:
"Ah, grazie, terima kasih DAZN! Mari kita bicara soal simulasi, sebuah seni yang kini setara dengan Mona Lisa di Serie A! Anda tahu, dengan keputusan penalti yang tadi, kita ini sedang membuat sekolah drama baru, bukan liga sepak bola!"
Baca Juga: BREAKING NEWS! Sudah Ada Lampu Hijau Tonali pergi ke Juventus, AC Milan Diduakan?
"Kita sedang mengajarkan para pemain: 'Ayo, sayangku, jatuhlah! Sentuh sedikit saja wajahmu! Ekspresikan penderitaanmu seperti kamu baru saja melihat diskon di Zara habis!"
"Bukan cuma di kotak penalti, ya! Di tengah lapangan, cukup cling sedikit, sentuh hidung, dan wiiiuuu! Peluit! Wasit kita sekarang adalah dokter paling sensitif di dunia, setiap sentuhan dianggap memerlukan rujukan ke unit gawat darurat!"
Pioli juga menyinggung soal kepemimpinan wasit dan teknologi VAR.
"Dan yang paling saya suka? VAR! Itu kan seharusnya intervensi kalau ada 'kesalahan yang jelas dan kentara'! Tadi itu jelas di mana? kentara di mana? Kentara kalau pemain itu pandai akting iya!"
"Ma che vergogna! Saya tidak tahu lagi, mungkin sebentar lagi kita harus mengganti bola dengan bantal empuk dan pemain wajib pakai bubble wrap! Atau, lebih baik, kita langsung berikan saja piala itu sekarang, biar mereka (AC Milan) tidak perlu susah-susah 'berakting' lagi! Sungguh memalukan! Sungguh, memalukan"
"Tapi sudahlah. Complimenti untuk kemampuan seni peran mereka. Oscar untuk adegan jatuh terbaik akan segera dikirim ke markas Milanello. Ciao!"
Editor : M. Ainul Budi