RADAR JEMBER - Setelah jeda internasional terakhir, Gian Piero Gasperini dihadapkan pada dilema nyata di sektor penyerang tengah.
Pelatih AS Roma itu, seperti biasa, menganalisis dengan teliti performa para pemainnya di tim nasional, mencari tanda-tanda konsistensi dan ketajaman yang bisa ia bawa kembali ke Trigoria.
Namun, hasilnya belum meyakinkan.
Artem Dovbyk, meski tidak menjadi starter, gagal memberikan kesan berarti dalam laga Ukraina kontra Islandia—hanya tampil dua puluh menit tanpa torehan gol.
Sementara itu, Lewis Ferguson, yang dimainkan sejak awal ketika Skotlandia menghadapi Portugal, justru tampil datar: 78 menit di lapangan dengan sedikit keterlibatan, hanya satu duel dimenangkan dari enam belas percobaan.
Data ini, menurut laporan Il Messaggero, semakin menegaskan pandangan Gasperini: Roma masih membutuhkan penyerang tengah yang benar-benar bisa diandalkan, seperti yang sudah dimintanya sejak bursa transfer musim panas lalu.
Hingga Januari, sang pelatih harus beradaptasi dengan sumber daya yang ada, menimbang antara performa, dinamika ruang ganti, dan kemungkinan manuver pasar.
Untuk saat ini, pilihan jatuh pada Dovbyk—pemain yang dimiliki klub—meski posisinya belum sepenuhnya aman.
Dua penalti yang gagal dieksekusinya melawan Lille masih menjadi bayang-bayang di balik kepercayaan pelatih.
Namun, Gasperini tampaknya siap memberinya waktu, dengan pandangan pragmatis bahwa performa di bulan-bulan mendatang akan menentukan apakah sang striker akan menjadi bagian dari proyek jangka menengah Roma, atau sekadar pion dalam “pertukaran stiker” pada Januari nanti.
Editor : M. Ainul Budi