radar jember — Usai laga kemenangan 4-1 melawan Cremonese dini hari tadi, pelatih Inter Milan Cristian Chivu berbicara kepada DAZN dan menyoroti performa timnya yang disebut “masih bisa berkembang.”
“Untuk sekali ini saya akan menerima pujian atas apa yang kami lakukan,” ujar Chivu dengan senyum.
“Kami bermain dengan rasa lapar, dominan, agresif, dan terorganisir. Tim bekerja keras untuk mencapai tujuan kami, tapi kami masih punya ruang untuk tumbuh.”
Baca Juga: Begini Pandangan Manajemen AC Milan Soal New Era Stadion San Siro, Begini Langkah Selanjutnya
Pelatih asal Rumania itu menegaskan bahwa dirinya tidak mencari kesempurnaan, namun menuntut konsistensi dalam semangat bermain.
“Kesempurnaan tidak ada. Kami ingin bermain dengan gairah dan bersenang-senang. Ada hal-hal yang bisa diperbaiki, tapi saya bangga dengan cara tim bermain dan menikmati pertandingan,” lanjutnya.
Bonny dan Pio semakin matang
Chivu juga memberikan pujian khusus kepada Ange-Yoan Bonny, yang mencetak satu gol dan tiga assist dalam laga tersebut.
“Saya senang dengan gol Bonny dan bagaimana dia membantu tim. Di lini depan kami punya dua pemain muda dan dua yang berpengalaman. Bonny dan Pio berkembang dengan baik, dan ruang ganti pun bangga pada mereka,” ujar Chivu.
Dumfries marah karena diganti?
Salah satu momen menarik terjadi ketika Denzel Dumfries terlihat kesal saat ditarik keluar lapangan. Chivu menanggapinya dengan tenang:
“Dia berhak marah, karena pemain besar memang harus punya rasa tidak puas. Saya suka reaksinya. Itu artinya dia peduli. Pukulan ke bola tidak penting — yang penting adalah dedikasi dan semangatnya untuk tim.”
Tentang laga Juventus vs AC Milan? “Saya menonton NFL.”
Menjelang laga Juventus vs Milan, Chivu memilih untuk tidak berkomentar banyak. Dengan nada bercanda, ia menutup wawancara dengan singkat:
Editor : M. Ainul Budi