radar jember - Inter Milan membuka perjalanan mereka di Liga Champions dengan cara terbaik.
Bertandang ke Johan Cruijff Arena, Nerazzurri menaklukkan Ajax lewat performa meyakinkan yang ditandai dengan dua gol Marcus Thuram.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengaku puas dengan respons timnya setelah periode sulit di Serie A.
Baca Juga: Fans Garis Keras AS Roma Borong Tiket di Derbi Lawan Lazio, Diprediksi Ada 60 Ribu Penonton
"Kami menunjukkan kedewasaan. Tim ini ada di sana, mereka memahami momen-momennya. Selalu penting memulai dengan baik di Liga Champions, terlebih dengan format baru," ujarnya kepada Prime Video.
Chivu menyoroti keberanian anak asuhnya dalam bertahan rapat dan menghadapi duel satu lawan satu.
"Mereka bertahan hampir sepanjang pertandingan, membiarkan bola melewati antara bek tengah dan kiper, namun tetap berani. Saat waktunya menyerang, mereka bisa mengambil alih. Ajax tidak pernah benar-benar merepotkan kami," jelasnya.
Soal adaptasi dirinya sebagai pelatih baru, Chivu menegaskan Inter tetaplah tim berkarakter kuat.
"Ini Inter, tim dengan kekuatan dan kepribadian yang ingin bangkit dari keterpurukan. Para pemain pantas dipuji, mereka luar biasa," tambahnya.
Tak lupa, Chivu memberikan apresiasi khusus kepada Francesco Pio Esposito, striker 19 tahun yang menjalani debut Liga Champions sebagai starter.
Baca Juga: Mandul 3 Laga Bersama AC Milan, Allegri Masih Percaya kepada Santiago Gimenez, ADA APA?
"Pio adalah pria sejati, dia pantas mendapat pujian. Cara dia berlatih, cara dia beradaptasi, dan bagaimana dia tampil malam ini sangat mengesankan. Bermain penuh 90 menit di debut Liga Champions bukan hal mudah, tapi dia melakukannya dengan intensitas yang sama hingga akhir," tutur sang pelatih.
Baca Juga: Anak Emas Allegri Ini Dijuluki Kuda Jingkrak AC Milan? Debut Indah begini Catatan Statistiknya
Chivu menegaskan bahwa usai kemenangan ini, Inter tidak boleh berpuas diri.
"Kami punya empat penyerang yang semuanya berkorban untuk tim. Marcus (Thuram) menunjukkan kekuatan mental luar biasa, Pio bekerja keras, Bonny membantu, Lautaro tetap penting. Usia tak jadi masalah, yang penting kualitas," pungkasnya.
Kemenangan atas Ajax tak hanya membawa tiga poin berharga, tapi juga menjadi sinyal kuat bahwa Inter kembali menemukan identitas mereka di panggung Eropa.
Editor : M. Ainul Budi