radar jember - Mantan pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi, memberikan pandangannya mengenai prospek Inter Milan di Liga Champions musim ini.
Dalam wawancaranya bersama La Gazzetta dello Sport, Sacchi menilai Nerazzurri telah memperkuat diri dan memulai jalur taktis baru, tetapi tetap menghadapi tantangan besar ketika berhadapan dengan klub-klub papan atas seperti Liverpool dan Paris Saint-Germain.
“Inter sudah memperkuat skuadnya, mereka berganti pelatih, dan dari apa yang saya lihat di beberapa laga awal, tampak ada rencana taktis baru yang mulai dijalankan. Itu bisa membantu mereka sepanjang musim,” ujar Sacchi.
Meski demikian, Sacchi menegaskan jarak kualitas masih terlihat ketika Inter dibandingkan dengan para raksasa Eropa.
Baca Juga: INFO A1: Dusan Vlahovic 99 Persen Bertahan di Juventus, Manajemen Berikan Bocoran Ini
Ia menilai kekalahan Nerazzurri di final Liga Champions musim lalu kontra PSG menjadi bukti nyata.
“Kekalahan itu bukanlah sebuah kebetulan. Justru, perjalanan Inter hingga ke final sudah merupakan sesuatu yang luar biasa. Namun, pertandingan itu menunjukkan bahwa tim-tim Italia, termasuk Inter yang paling kuat musim lalu, masih tertinggal dari rival-rival utama mereka,” jelasnya.
Baca Juga: Ardon Jashari Cedera, AC Milan Hidupkan Dua Opsi Pemain Buangan Ini Kembali?
Sacchi menekankan bahwa faktor finansial juga menjadi penghalang bagi klub Italia untuk menyaingi klub-klub kaya Eropa.
Karena itu, menurutnya, jalan satu-satunya adalah membangun identitas permainan yang jelas.
“Kita tidak bisa mengandalkan hanya kegigihan dan tekad. Italia tidak bisa bersaing secara finansial dengan Inggris, Spanyol, Jerman, apalagi PSG. Maka, solusi satu-satunya adalah fokus pada permainan, ide, dan visi yang bisa membuat perbedaan,” lanjut Sacchi.
Namun, Sacchi tetap melihat potensi Inter untuk berkembang lebih jauh musim ini.
Ia menyebut beberapa nama muda seperti Bonny, Sucic, dan Pio Esposito bisa menjadi bagian penting dari perjalanan Nerazzurri di bawah asuhan Cristian Chivu.
“Inter bisa berkembang pesat. Para pemain sudah bangkit dari kekecewaan final lalu, dan bila bertemu dengan tim besar seperti Liverpool atau PSG, memang mereka tidak diunggulkan, tapi progresnya akan sangat terlihat,” pungkasnya.
Dengan Liga Champions yang segera bergulir, komentar Sacchi menambah bumbu persaingan dan memberi gambaran bahwa meski Inter telah melangkah maju, jalan menuju level tertinggi Eropa masih panjang.
Editor : M. Ainul Budi