radar jember - Chivu terus mengolah strategi dan taktikal skuad Inter Milan jelang Seri A musim 2025/2026.
Bahkan, informasi bocorannya, Chivu bisa menggunakan formasi 3-5-2.
Pavard/Bisseck, De Vrij/Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan/Frattesi/Sucic, Dimarco; Thuram, Lautaro Martinez. Beberapa posisi masih diperebutkan, namun kerangka utama sudah terbentuk.
Di lini belakang, hanya Bastoni yang diprediksi tetap akan jadi andalan Chivu. Bila Bastoni tak pergi di bursa transfer musim ini.
Sementara itu, di lini tengah, Frattesi dan rekrutan baru Sucic akan memberi persaingan ketat bagi Mkhitaryan.
Di sektor sayap, Dumfries dan Dimarco mengisi posisi utama. Calhanoglu tetap memegang peran sentral bersama Barella, memberikan keseimbangan antara kreativitas dan pertahanan.
Sedangkan di lini depan, masih ada kapten Lautaro Martinez dan Thuram. Chivu masih mempercayakan penyerang mereka kepada dua pemain itu.
Pemain baru seperti Luis Henrique dan Bonny akan memulai dari posisi belakang dalam hierarki, sambil menunggu kesempatan membuktikan diri.
Meski selalu memulai dengan skema 352, di setiap pertandingan Chivu selalu fleksibel mengubah formasi timnya, beberapa kali menjadi 3412 atau 3421, bahkan dalam laga persahabatan terakhir kontra AS Monaco, anak asuhnya menerapkan 432 dan 4311, dengan Luis Henrique bermain sebagai gelandang tengah dan Denzel Dumfries sebagai sayap kanan.
Editor : M. Ainul Budi