radar jember - Kaka menjadi salah satu legenda besar AC Milan. Kini Kaka pun menceritakan perjuangannya menjadi seorang peraih Ballon Dor tahun 2007 silam.
Kaka memberikan pengalamannya saat masih main di Sao Paolo.
"Ketika saya masih muda di Sao Paulo, banyak anak laki-laki tinggal di klub. Mereka datang dari kota lain atau keluarga dengan sumber daya yang sangat terbatas, sementara saya memiliki hak istimewa untuk pulang ke rumah setiap hari.
Awalnya, hal itu menciptakan sedikit jarak di antara kami; beberapa merasa saya tidak perlu berada di sana sesering mereka. Namun semuanya berubah karena satu alasan: ibu saya.
Dengan sepenuh hati, ia mulai mengundang rekan-rekan satu tim saya untuk menghabiskan akhir pekan bersama kami.
Menurutnya, Ia memasak untuk mereka, memberi mereka rumah, dan memeluk mereka dengan hidangan rumahan.
Rumah kami menjadi tempat pertemuan, tempat peristirahatan emosional. Seiring waktu, mereka berhenti memandang saya sebagai 'seseorang yang hidupnya mudah,' dan kami menjadi seperti saudara.
Berkat ibu saya, saya belajar sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan: kesuksesan sejati bukan hanya tentang mencapainya. Melainkan tentang siapa yang Anda pilih untuk menemani Anda di sepanjang jalan."
Kaka dan kisah mengharukan tentang dukungan ibunya sepanjang kariernya
Editor : M. Ainul Budi