Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

CEK FAKTA! Ada Insiden Usai Laga Semifinal Primavera, Zaniolo Dituding Aniaya Pemain Muda Roma

Redaksi Radar Jember • Kamis, 29 Mei 2025 | 22:10 WIB
Nicolò Zaniolo
Nicolò Zaniolo

Radar Jember - Pertandingan semifinal playoff Liga Primavera antara Fiorentina dan AS Roma yang digelar di Viola Park pada Senin malam waktu setempat menyisakan peristiwa mengejutkan. 

Bukan karena hasil pertandingan, tetapi karena insiden di luar lapangan yang melibatkan mantan bintang AS Roma, Nicolò Zaniolo, yang kini memperkuat Fiorentina.

Zaniolo, yang kala itu hadir sebagai penonton di tribun, dilaporkan memasuki ruang ganti tim muda AS Roma tanpa izin. 

Klub Roma menuding pemain berusia 24 tahun tersebut berada dalam kondisi mabuk dan bertindak agresif terhadap dua pemain mereka hingga menyebabkan cedera fisik.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa malam, pihak AS Roma mengungkap bahwa Zaniolo datang tanpa akreditasi resmi dan menerobos area tim secara tidak sah. 

Tindakan tersebut dilakukan bersama seorang temannya, yang identitasnya belum diungkap ke publik. 

Klub menyebut bahwa Zaniolo melakukan berbagai perilaku yang tidak dapat diterima, termasuk buang air kecil di dalam fasilitas Roma serta melakukan provokasi kepada para pemain muda.

Insiden ini berujung pada luka fisik bagi dua pemain akademi AS Roma, yakni Almaviva dan Litti. 

Berdasarkan laporan medis, Almaviva diperkirakan memerlukan waktu sepuluh hari untuk pemulihan, sedangkan Litti harus menjalani masa penyembuhan hingga tiga minggu.

AS Roma menyatakan dukungan penuh kepada para pemain mudanya dan menyerukan tindakan tegas dari federasi sepak bola nasional untuk menegakkan nilai-nilai sportivitas. 

“Kami berdiri di belakang para pemain kami dan menanti respons dari otoritas sepak bola atas insiden ini,” tulis manajemen Roma dalam rilis resminya.

Menanggapi tuduhan yang dilayangkan kepadanya, Nicolò Zaniolo memilih angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya. 

Dalam unggahannya, ia membantah sejumlah klaim yang disampaikan oleh pihak AS Roma, meski tidak menampik bahwa dirinya sempat kehilangan kontrol emosi.

“Saya datang ke pertandingan dengan niat menyampaikan dukungan dan pesan positif. 

Namun, saya diprovokasi secara verbal oleh salah satu pemain dan bereaksi secara emosional. Saya kehilangan kendali," tulis Zaniolo.

Kendati demikian, ia bersikeras bahwa tidak terjadi kekerasan fisik seperti yang dituduhkan. 

Zaniolo menegaskan bahwa insiden itu hanya sebatas pertengkaran mulut, bukan perkelahian fisik. 

Meskipun demikian, ia tetap menyampaikan permintaan maaf dan bersedia bertanggung jawab atas perilakunya.

“Saya menyesali reaksi saya. Saya siap menerima konsekuensinya,” tambahnya dalam unggahan tersebut.

Insiden ini semakin menambah panjang daftar kontroversi yang menyelimuti perjalanan karier Nicolò Zaniolo. 

Sejak dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Serie A tahun 2019, Zaniolo kerap menghadapi badai cedera dan persoalan disiplin.

Terakhir, ia mengalami cedera metatarsal saat menjalani masa peminjaman di Aston Villa, dan belum kembali mengenakan seragam tim nasional Italia sejak itu. 

Saat ini, ia masih berstatus sebagai pemain pinjaman dari Galatasaray yang bermain untuk Fiorentina.

Federasi Sepak Bola Italia telah membuka investigasi resmi untuk menyelidiki kasus ini. Nasib dan reputasi Zaniolo kembali dipertaruhkan. 

Publik menanti sejauh mana kebenaran akan terungkap, dan apakah peristiwa ini akan menjadi titik balik atau justru batu sandungan lain dalam karier sepak bolanya.

Penulis: Cintya Diyanti Utomo

Editor : M. Ainul Budi
#Zaniolo #as roma