Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ulasan Hingga Analisis Kekalahan di Liga Champions, Titik Balik Krisis Total AC Milan?

Redaksi Radar Jember • Kamis, 29 Mei 2025 | 03:20 WIB
Begini Komentar Sergio Conceicao Usai Menang Come Back Lawan Genoa, Berkat Gol Bunuh Diri
Begini Komentar Sergio Conceicao Usai Menang Come Back Lawan Genoa, Berkat Gol Bunuh Diri

Radar Jember - Kekalahan AC Milan dari Feyenoord di babak playoff Liga Champions musim 2024/25 bukan sekadar kegagalan di lapangan, melainkan awal dari krisis menyeluruh yang mengguncang klub.

Dengan hasil imbang 1-1 di San Siro dan agregat 2-1 untuk Feyenoord, Rossoneri tersingkir lebih awal dari kompetisi elit Eropa, menandai musim kedua berturut-turut mereka gagal mencapai babak 16 besar.

Pelatih Sergio Conceição mengakui kesalahan strategi yang berujung pada kartu merah Theo Hernández di menit ke-51, yang menjadi titik balik pertandingan.

"Theo telah memberikan banyak untuk Milan. Saya telah membuat banyak kesalahan dalam karier saya. Sampai kartu merah Theo, Feyenoord tidak tahu bagaimana cara mencetak gol," ujar Conceição.

Dampak finansial dari kegagalan ini sangat signifikan. Menurut Calcio e Finanza, Milan kehilangan sekitar €40 juta dari pendapatan yang seharusnya diperoleh di Liga Champions musim depan, belum termasuk potensi €18,7 juta dari penjualan tiket kandang.

Kekecewaan suporter memuncak saat ribuan fans melakukan protes di luar Casa Milan, menuntut perubahan manajemen dan mengkritik kepemilikan RedBird Capital.

Dalam pertandingan terakhir Serie A melawan Monza, fans menampilkan tifo bertuliskan "GO HOME" dan melakukan walkout sebagai bentuk protes.

CEO Giorgio Furlani mengakui frustrasi para fans dan menjanjikan perubahan segera setelah musim berakhir.

Namun, dengan ketidakpastian masa depan pelatih Conceição dan tekanan untuk merombak skuad, Milan menghadapi tantangan besar untuk kembali ke jalur kemenangan.

Musim ini menjadi peringatan keras bagi AC Milan bahwa kejayaan masa lalu tidak menjamin kesuksesan di masa depan.

Dengan tekanan dari suporter, kerugian finansial, dan performa yang menurun, Rossoneri harus melakukan evaluasi menyeluruh untuk membangun kembali fondasi klub.

Penulis: Zahra Fadia Siti Haliza

Editor : M. Ainul Budi
#feyenoord #ac milan #Liga Champions