radar jember - AC Milan memiliki musim sangat buruk kali ini. Dibanding empat musim sebelumnya, AC Milan dibawah komando Ibrahimovich cs pada manajemen, Milan gagal total.
Laporan dari Tuttosport menyoroti bagaimana Milan kini berada di persimpangan jalan.
Tijjani Reijnders, gelandang yang tampil menonjol, menjadi incaran serius Manchester City yang tengah mencari suksesor Kevin De Bruyne.
Tijjani disebut-sebut sudah siap angkat koper dari Milan.
Bahkan City pun sudah menyodorkan nilai tawar secara resmi kepada manajemen Milan.
Meskipun Milan pernah menunjukkan preseden dengan menjual Sandro Tonali yang begitu lekat dengan klub, penjualan Reijnders sejatinya bukanlah skenario yang diinginkan.
Disisi lain, efek kegagalan besar Milan tak bermain di kompetisi eropa sama sekali musim depan, bisa membuat Milan merugi.
Terlebih pada bursa transfer musim panas kali ini. Banyak pemain bintangnya yang siap dilepas.
Mulai dari Tijjani, Rafael Leao, Mike Maignan, Pulisic, hingga Theo Hernandez.
Proyeksi kerugian sebesar €25 juta untuk tahun keuangan 2024-25 menjadi alarm keras bagi manajemen Milan.
Sedikit angin segar bisa datang jika Juventus mengaktifkan opsi pembelian permanen Pierre Kalulu seharga €14 juta, setelah sebelumnya membayar biaya pinjaman €3 juta.
Jika kesepakatan ini dicatatkan dalam pembukuan tahun keuangan saat ini, kerugian Milan bisa ditekan menjadi €11 juta.
Namun, jika transaksi baru terformalisasi mulai 1 Juli, dana tersebut akan menjadi modal awal untuk menutupi lubang finansial akibat absen di kompetisi Eropa musim depan.
Editor : M. Ainul Budi