radar jember - Nasib malang siap-siap diterpa AC Milan untuk musim depan.
Sejumlah pemain bintang dan pilarnya perlahan mulai menyatakan tak betah di San Siro.
Rentetan hasil buruk musim ini dan tak mainnya Milan di Eropa musim depan jadi faktor utama.
Terbaru ada gelandang lincah asal Amerika, Christian Pulisic yang informasinya mulai ragu memperpanjang kontrak di Milan.
Mantan pemain Chelsea ini sebenarnya menemukan top performanya di AC Milan.
Musim ini, Pulisic menjadi salah satu titik terang langka dalam skuad Milan yang tampil kurang meyakinkan, dengan torehan impresif 17 gol dan 12 assist dari 49 penampilan kompetitif.
Performanya ini menjadikannya salah satu aset berharga bagi tim.
Namun, dengan prestasi Milan yang menurun membuat dirinya mulai tak yakin dengan klub.
Menurut laporan dari pakar transfer Matteo Moretto dan Fabrizio Romano, Pulisic sebenarnya sudah hampir mencapai kesepakatan baru sebelum negosiasi tiba-tiba terhenti.
Sumber masalahnya diyakini bukan soal finansial, melainkan lebih kepada keraguan Pulisic terhadap arah dan visi proyek Milan ke depan.
Ketidakpastian inilah yang mendorong agen Pulisic untuk mulai menjajaki opsi lain.
Para pakar transfer mengklaim bahwa perwakilan sang pemain telah secara aktif menawarkannya ke berbagai klub, baik di dalam negeri mencakup tim rival AC Milan, maupun luar Italia, untuk melihat potensi dan minat pasar terhadap kliennya.
Langkah agen Pulisic yang mulai “menjual” kliennya adalah manuver standar dalam industri sepak bola ketika negosiasi menemui jalan buntu atau ketika pemain mencari jaminan yang tidak bisa diberikan klubnya saat ini.
Editor : M. Ainul Budi