Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Waduh! Pemain PSIR Rembang Diduga Remas 'Biji' Wasit dalam Laga Kontra Persak Kebumen, Begini Klarifikasinya

Imron Hidayatullahh • Minggu, 15 Februari 2026 | 07:00 WIB

Momen ketika pemain diduga meremas kemaluan wasit dalam pertandingan PSIR Rembang vs Persak Kebumen.
Momen ketika pemain diduga meremas kemaluan wasit dalam pertandingan PSIR Rembang vs Persak Kebumen.

Radar Jember  - Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah resmi memanggil tiga pemain PSIR Rembang buntut kericuhan viral usai laga melawan Persak Kebumen di Stadion Krida.

Salah satu poin utama pemeriksaan adalah dugaan pelecehan terhadap wasit yang sempat menghebohkan jagat maya.

Manajer PSIR Rembang, Rasno, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan dilakukan secara daring melalui Zoom pada Jumat (13/2/2026).

"Pemain ditanya satu per satu soal kronologi kejadian di kantor KONI Rembang," ujar Rasno kepada awak media, Sabtu (14/2).

Baca Juga: Punya Tren Positif Jadi Modal Deltras FC Berambisi Curi 3 Poin di Kandang PSS Sleman

Klarifikasi Soal Video Viral "Remas Kemaluan"

Pemeriksaan yang berlangsung selama satu jam tersebut melibatkan kapten tim Handoko, pemain bernomor punggung 99 Rudy, dan Yudistira (Wira).

Fokus utama tertuju pada Rudy, yang dalam narasi video viral disebut meremas kemaluan wasit Purba.

Namun, Rudy secara tegas membantah tuduhan tersebut di hadapan Komdis. Berdasarkan pengakuannya:

Bukan Pelecehan: Rudy mengklaim hanya menyentuh bagian perut wasit.

Baca Juga: Mantan Bek AS Roma Ini Yakin Persib Punya Peluang, Barba: Kami Optimis Bisa Come Back di Leg ke-2

Situasi Panas: Tindakan tersebut dilakukan karena tensi pertandingan yang sangat tinggi, bukan dengan niat melecehkan.

Kesaksian Rekan: Wira turut diperiksa sebagai saksi untuk memperkuat keterangan Rudy.

"Saya tekankan ke anak-anak agar tidak berbohong. Mereka menyampaikan sesuai yang terjadi di lapangan," tambah Rasno.

Persiapan ke Level Nasional Terancam

Ketua Umum PSIR Rembang, Nur Hasan, sangat menyayangkan insiden ini.

Pasalnya, Laskar Dampo Awang—julukan PSIR—saat ini tengah fokus mempersiapkan skuad untuk melangkah ke putaran nasional.

"Kami sedang fokus persiapan ke nasional. Ada beberapa pemain yang sudah kami proyeksikan. Kejadian ini sangat disayangkan karena persiapan sudah berjalan jauh," ungkap Nur Hasan.

Menanti Sanksi PSSI

Hingga saat ini, manajemen PSIR masih menunggu surat resmi dari PSSI Jateng terkait keputusan final dan kemungkinan sanksi yang akan dijatuhkan.

Pihak manajemen berharap insiden ini menjadi pelajaran pahit agar para pemain bisa lebih mengontrol emosi di lapangan hijau.

Baca Juga: Kapten Ratchaburi FC Menyesal Hanya Menang 3-0 dari Persib, Kini ia Tak Bisa Tidur Nyenyak Menanti main di Bandung

"Ke depan harus lebih baik dan jangan sampai terulang lagi," pungkas Nur Hasan.

Kericuhan iitu  pecah sesaat setelah laga Liga 4 Jateng antara PSIR Rembang menjamu Persak Kebumen berakhir.

Rekaman amatir yang menunjukkan aksi dorong-dorongan dan gesekan dengan perangkat pertandingan tersebut langsung memicu reaksi keras dari netizen Indonesia.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Liga 4 Jateng #stadion krida rembang #sepak bola indonesia #psir rembang #Persak Kebumen #PSSI