Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Diteriaki Penonton Langsung Kena Mental, Coach Nurul Huda Bongkar Pemain Cadangan Persid Jember yang Ogah Unjuk Gigi!

Sidkin • Senin, 22 Juni 2026 | 07:00 WIB
"Kami bingung siapa yang siap, siapa yang siap. Kami lihat bench pemain, semuanya diam-diam. Itu cukup disayangkan, berarti mentalnya belum siap."
Nurul Huda, Pelatih Persid Jember (Babak Nasional). (Sidkin Ali/Radar Jember)
"Kami bingung siapa yang siap, siapa yang siap. Kami lihat bench pemain, semuanya diam-diam. Itu cukup disayangkan, berarti mentalnya belum siap." Nurul Huda, Pelatih Persid Jember (Babak Nasional). (Sidkin Ali/Radar Jember)

Radar Jember - Perjalanan Jember di Liga 4 Nasional musim 2025/2026 telah berakhir setelah gagal melaju ke babak 16 besar.

Kemenangan 1-0 atas Persiharjo Sukoharjo pada laga terakhir grup belum cukup membawa Macan Raung lolos. Sebab Persid kalah dalam perhitungan head to head melawan Persak Kebumen.

Meski demikian, capaian menembus putaran nasional menjadi catatan positif setelah perjuangan panjang tim musim ini.

Di balik pencapaian tersebut, Persid juga menemukan sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Salah satunya adalah kedalaman skuad yang masih menjadi tantangan ketika menghadapi level kompetisi nasional.

Baca Juga: Kemenangan Sia-Sia Macan Raung: Persid Jember Resmi Angkat Koper meski Sukses Tekuk Persiharjo Sukoharjo!

Absennya beberapa pilar penting membuat perbedaan kualitas antara pemain utama dan pelapis cukup terasa meski sebelumnya penambahan pemain dengan kualitas hampir sama sudah dilakukan.

Kondisi tersebut terlihat ketika Persid kehilangan beberapa pemain yang selama ini menjadi bagian penting permainan tim.

Nama Dadang, Dedi hingga Farel menjadi pemain inti yang cukup dirasakan absennya saat babak nasional berlangsung.

Situasi itu membuat tim harus mengandalkan pemain lain yang belum sepenuhnya memiliki pengalaman menghadapi tekanan pertandingan besar.

Baca Juga: Hasil Minor Persid Jember di Babak 32 Besar Liga 4 Nasional: Ditahan Seri 1-1 dari Pasuruan United

Ketiga pemain inti itu dalam putaran nasional tidak berada dalam kondisi fit. Masalah kebugaran memang menjadi tantangan bagi para pemain.

Mereka diterpa sakit hingga tidak bisa bermain. Dedi akhirnya bergabung dalam pertandingan terakhir babak 64 besar.

Lalu Farrel sempat dimainkan di babak 32 meski belum pulih sepenuhnya, tapi itu hanya beberapa menit saja. Lalu Dadang sama sekali tak bisa tampil karena harus menjalani rawat inap saat babak 32 berlangsung.

Pelatih Persid Jember Nurul Huda mengakui bahwa tim memang membutuhkan komposisi pemain yang lebih merata.

Menurutnya, pemain cadangan bukan hanya harus siap secara fisik, tetapi juga memiliki keberanian dan mental untuk tampil ketika dibutuhkan.

"Kami bingung siapa yang siap, siapa yang siap. Kami lihat bench pemain, semuanya diam-diam. Itu cukup disayangkan, berarti mentalnya belum siap," ujar Nurul Huda seusai pertandingan melawan Persiharjo, Selasa (16/6).

Baca Juga: Berikut Klasemen Sementara Grup X 32 Besar Liga 4 Nasional, Persid Jember Jadi Juru Kunci

Selain kedalaman skuad, keberadaan pemain senior juga menjadi bagian penting dalam evaluasi. Sosok seperti Eka, Sahar, dan Vaiz diharapkan bisa menjadi penggerak bagi pemain muda, terutama dalam menjaga ketenangan ketika pertandingan berjalan penuh tekanan.

Dalam kompetisi amatir, pengalaman pemain senior sering menjadi pembeda untuk membantu tim melewati momen sulit.

Huda menilai para pemain muda Persid masih membutuhkan banyak pengalaman untuk berkembang, terutama dalam menghadapi tekanan suporter dan situasi pertandingan.

Ia menyebut beberapa pemain sempat kehilangan kepercayaan diri ketika lawan berhasil mencetak gol dan mengubah jalannya laga. 

Baca Juga: Laga Hidup Mati Sore Ini! Persid Jember Usung Misi Balas Dendam Lawan Pasuruan United di Stadion JSG

“Kelemahannya kan ini pemain muda. Banyak yang bikin salah sendiri, kan termasuk mental ini, pemain belum berpengalaman. Begitu ada teriakan penonton langsung turun, drop," terangnya.

Selain faktor pemain, waktu persiapan yang singkat juga menjadi tantangan tersendiri bagi Persid. Huda datang hanya dua hari sebelum tim tampil di putaran nasional sehingga ruang untuk membangun karakter permainan dan chemistry pemain menjadi terbatas.

Karena itu, ia berharap musim depan Persid bisa menyiapkan tim lebih awal dengan dukungan manajemen, fasilitas, hingga kebutuhan pemain.

"Kalau idealnya persiapan sekitar dua bulan. Kami bisa mencari pemain yang berkualitas, pemain lokal yang bagus, dan yang paling penting kedalaman tim harus ada. Kalau ingin prestasi, pemain harus siap secara teknis maupun mental," tegas mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut. (kin/bud)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#persid jember #liga 4 nasional #Persak Kebumen #Macan Raung