Radar Jember – Wajib menang. Hanya itu pilihan Persid Jember bila ingin lolos ke babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden, saat menjamu Pasuruan United di Stadion Jember Sport Garden (JSG) sore ini (13/6).
Sebab, Persid di Grup X babak 32 besar menjadi juru kunci setelah laga sebelumnya dipermalukan 0-1 oleh Persak Kebumen di hadapan publik Jember sendiri.
Laga melawan Pasuruan United tersebut juga ada misi balas dendam. Sebab, Pasuruan United menjadi satu-satunya tim yang pernah menghentikan langkah Persid pada fase regional Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur musim ini.
Baca Juga: Jelang Laga Krusial Liga 4, Gus Fawait Ajak 2,6 Juta Warga Jember Jadi Pemain ke-12 Persid
Saat itu kedua tim bermain imbang 1-1 dalam waktu normal. Namun, Persid harus mengakui keunggulan Pasuruan United lewat adu penalti dengan skor akhir 3-4 dalam perebutan tiket ke final.
Sementara, di Grup X, Pasuruan United sudah mengoleksi satu poin seusai bermain imbang melawan Persiharjo Sukoharjo.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lokasi latihan Persid Jember di lapangan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, kemarin pagi (12/6), sejumlah pemain dan jajaran pelatih melakukan evaluasi dan penyempurnaan organisasi permainan.
Pelatih Persid Nurul Huda mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi setelah kekalahan dari Persak Kebumen.
Menurutnya, anak asuhnya terlalu sering melakukan kesalahan sehingga sejumlah skema yang telah disiapkan gagal berjalan sesuai rencana.
“Ya banyak evaluasi kemarin, kami kan banyak bikin salah, jadi yang direncanakan banyak yang tidak sukses. Ini nanti ada perbaikan, semoga di pertandingan besok (hari ini, Red) pemain bisa memahami tugas masing-masing,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Menurutnya, Persid juga dibayangi persoalan kebugaran pemain di tengah padatnya jadwal pertandingan. Beberapa pemain terserang demam dan belum pulih sepenuhnya.
Bahkan, kondisi tersebut turut dialami asisten pelatih dan salah satu fisioterapis tim. Sehingga proses pemulihan pemain menjadi tantangan tersendiri menjelang laga penting melawan Pasuruan United.
Nurul menyebut dua pemain masih belum bisa bermain. Sementara tiga pemain lainnya masih menunggu perkembangan kondisi terakhir.
“Masih terus proses recovery. Karena beberapa pemain kena demam, termasuk fisioterapi juga demam. Itu yang jadi kendala kami. Itu bukan buat alasan, tapi memang harus siap juga,” pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh