Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Debut John Herdman Usung Misi Balas Dendam: Tak Ingin Terulang Drama Menang Tipis Kontra Saint Kitts And Nevis

Maulana RJ • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:27 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (Dok. Timnas Indonesia)
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (Dok. Timnas Indonesia)

 

JAKARTA, Radar Jember - Gelombang antusiasme menyelimuti Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Jumat, 27 Maret 2026, bukan sekadar laga persahabatan biasa dalam kalender FIFA Series. Ini adalah fajar baru bagi sepak bola Indonesia. Fokus dunia kini tertuju pada satu sosok di pinggir lapangan: John Herdman.

Penunjukan John Herdman sebagai nakhoda Timnas Indonesia bukanlah tanpa alasan. Pria asal Inggris ini adalah seorang pembuat sejarah. 

Baca Juga: Skuad Final Timnas Garuda Jelang Laga Kontra Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

Sebelum menginjakkan kaki di Jakarta, Herdman adalah pahlawan nasional di Kanada. Ia mencatatkan prestasi langka dengan membawa Timnas Wanita Kanada meraih medali perunggu Olimpiade berturut-turut, sebelum akhirnya melakukan "keajaiban" di sektor putra.

Herdman adalah otak di balik kembalinya Kanada ke Piala Dunia (2022) setelah penantian panjang selama 36 tahun.

Reputasinya sebagai motivator ulung dan pakar taktik yang adaptif menjadikannya salah satu pelatih paling disegani di zona Concacaf.

Baca Juga: Fakta tentang Diego Garcia, Pangkalan Militer AS di Samudra Hindia yang Dihantam Rudal Iran sejauh 4.000 Kilometer

Kini, tantangannya berbeda. Herdman datang dengan misi membawa "DNA Kemenangan" ke Asia Tenggara.

Menariknya, lawan debut Herdman adalah Saint Kitts and Nevis, tim yang pernah membuatnya berkeringat dingin saat masih menangani Kanada pada 2019.

"Saya ingat betul tahun 2019 di kandang mereka. Kami menang 1-0, tapi itu diraih dengan sangat sulit," kenang pelatih berusia 50 tahun itu, dalam sesi latihan perdana, di Stadion Madya, SUGBK. 

Herdman dibekali dengan skuad paling kompetitif dalam sejarah Indonesia. Strategi naturalisasi yang masif membuat lini belakang Garuda kini diisi oleh tembok-tembok tangguh yang bermain di liga elit Eropa.

Tembok Serie A dan Bundesliga, ada Jay Idzes (Sassuolo) dan Kevin Diks (Borussia Monchengladbach) diprediksi akan menjadi jantung pertahanan. Sentuhan Ligue 1 dan Eredivisie, diisi oleh Calvin Verdonk (Lille) dan bintang baru Eliano Reijnders (Persib/Eks-Eredivisie), yang siap memberikan dimensi baru di lini tengah. Sementara pos penjaga gawang, diisi dengan persaingan sengit terjadi antara Maarten Paes (Ajax) dan Emil Audero (Cremonese).

Baca Juga: Deretan Rahasia Kecanggihan Rudal Iran yang Bikin Donald Trump mulai Frustasi

Daftar Pemain Timnas Indonesia (FIFA Series 2026)

Kiper: Maarten Paes (Ajax), Emil Audero (Cremonese), Nadeo Argawinata (Borneo FC), Cahya Supriadi (PSIM).

Bek: Kevin Diks (B. Monchengladbach), Jay Idzes (Sassuolo), Justin Hubner (Fortuna Sittard), Elkan Baggott (Ipswich), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), Dean James (Go Ahead Eagles), Rizky Ridho (Persija), Dony Tri Pamungkas (Persija), Sandy Walsh (Buriram).

Gelandang: Calvin Verdonk (Lille), Eliano Reijnders (Persib), Ivar Jenner (Dewa United), Joey Pelupessy (Lommel), Jordi Amat (Persija).

Penyerang: Ole Romeny (Oxford United), Ragnar Oratmangoen (FCV Dender), Mauro Zijlstra (Persija), Beckham Putra (Persib), Ramadhan Sananta (DPMM), Yakob Sayuri (Malut United).

Baca Juga: Jejak Presiden AS yang Menjadikan Negara Berdaulat Sebagai Mainan, dari George Bush Hingga Donald Trump

Sementara itu, Saint Kitts And Nevis, di bawah asuhan Marcelo Serrano, tim tamu membawa 23 pemain, termasuk talenta muda berbakat dari akademi Liverpool, Kyle Kelly. Dengan gaya main fisik khas Karibia, mereka siap merusak pesta debut Herdman di Jakarta.

Editor : Maulana RJ
#Saint Kitts and Nevis #Timnas Indonesia #FIFA series 2026 #Timnas Garuda #sepak bola indonesia #John Herdman #PSSI