RADAR JEMBER - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan pembelaan keras terhadap pemain sayapnya, Allano Lima, yang kembali menerima kartu kuning dalam lanjutan Super League 2025-2026.
Meski sang pemain kerap dianggap emosional, Souza mengingatkan publik untuk tidak menutup mata terhadap dampak besar yang diberikan legiun asing asal Brasil tersebut bagi skuad Macan Kemayoran.
"Ya Allano meninggalkan lapangan dengan mengatakan bahwa dia sama sekali tidak mengatakan apa pun kepada pemain lawan, kepada wasit, atau kepada siapa pun. Saat itu ada beberapa pemain yang terlibat, dan satu-satunya pemain yang mendapat kartu adalah Allano," kata Souza, dikutip Jumat (27/2/2026).
"Malut United menang melawan beberapa lawan yang bersaing untuk gelar di sini, di kandang mereka. Dan kami datang ke sini untuk pertandingan yang sangat sulit dan berhasil menang. Saya pikir ini adalah ketujuh kalinya Allano memenangkan penghargaan pemain terbaik. Tapi kita hanya fokus pada kartu kuningnya, yang sangat menyedihkan," tambahnya.
"Apakah Alano pemain yang tidak bertanggung jawab sehingga mendapat begitu banyak kartu, atau ada semacam penganiayaan yang menargetkan pemain seperti dia? Kami telah berbicara dengannya beberapa kali dan dia telah mengendalikan dirinya," sambung Souza.
"Dia pemain yang bersemangat, pemain yang mencari permainan, yang mencari konfrontasi, tetapi hari ini dia sama sekali tidak melakukan apa pun yang pantas mendapat kartu. Dan saya akan fokus pada kemenangan Persija dan bukan pada kartu Alano," pungkasnya.ya.
Editor : M. Ainul Budi