Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Begini Pengakuan Erick Thohir, Usai Garuda Terhenti di Ronde Keempat, Belum Mampu Wujudkan Mimpi Piala Dunia

M. Ainul Budi • Minggu, 12 Oktober 2025 | 21:32 WIB
Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Irak. (Instagram/timnasindonesia)
Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Irak. (Instagram/timnasindonesia)

RADAR JEMBER - Mimpi Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 harus kandas setelah kalah 0-1 dari Irak pada laga ronde keempat kualifikasi zona Asia, Minggu 12 Oktober 2025 dini hari waktu Jeddah.

Gol tunggal Zidane Iqbal di menit ke-76 memastikan Indonesia mengakhiri langkahnya di babak kualifikasi dengan tanpa satu pun poin.

Laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, itu sejatinya berlangsung ketat. Skuad Garuda tampil disiplin sepanjang babak pertama dan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat Indonesia gagal memanfaatkan momentum.

Kekalahan tersebut menjadi yang kedua bagi Indonesia setelah sebelumnya juga ditumbangkan Arab Saudi dengan skor 2-3 pada 8 Oktober lalu.

Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi juru kunci Grup B ronde keempat dan memastikan langkah mereka terhenti di babak tersebut.

Kekecewaan Pemain dan Pelatih

Kapten timnas, Jay Idzes, mengungkapkan rasa kecewanya usai pertandingan. Ia menilai tim sudah tampil baik, namun kurang beruntung dalam memanfaatkan peluang.

“Pertama-tama kami menyalahkan diri sendiri. Kami memiliki sejumlah peluang dan bermain baik secara keseluruhan, tapi kami gagal mencetak gol,” ujar Jay dalam wawancara pascalaga.

Pelatih Patrick Kluivert menurunkan formasi terbaiknya, termasuk Maarten Paes di bawah mistar dan kombinasi lini tengah Joey Pelupessy, Thom Haye, Ricky Kambuaya, serta Eliano Reijnders.

Meski begitu, dominasi penguasaan bola tak berbuah hasil karena solidnya pertahanan Irak yang dikomandoi Younis Manaf dan Zaid Tahseen.

Erick Thohir Minta Maaf ke Publik

Usai kekalahan tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan para pendukung timnas.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Erick menyebut perjuangan Indonesia mencapai ronde keempat sudah menjadi sejarah tersendiri dalam perjalanan sepak bola nasional.

“Terima kasih kepada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini. Kami memohon maaf mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan,” tulis Erick.

Meski gagal lolos, Erick menilai pencapaian tersebut menjadi bukti kemajuan sepak bola Indonesia di kancah Asia Tenggara.

Pria yang kini mejabat sebagai Kemenpora itu menegaskan bahwa PSSI akan terus melakukan pembenahan, terutama pada pembinaan usia muda dan sistem kompetisi nasional, agar Timnas Indonesia semakin kompetitif di masa depan.

Capaian Bersejarah di Tengah Kegagalan

Kendati berakhir pahit, perjalanan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 tetap meninggalkan catatan positif.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia mampu menembus ronde keempat zona Asia, prestasi yang belum pernah dicapai sejak era kualifikasi modern dimulai.

Dengan skuad yang sebagian besar diisi pemain muda serta diaspora yang bermain di Eropa, capaian ini dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun kekuatan baru Timnas Indonesia ke depan.

Editor : M. Ainul Budi
#Erick Thohir #jay idzes #Piala dunia #timnas #Eliano Reijnders #PSSI #thom haye #irak