Radar Jember – Suporter timnas Indonesia dibuat sulit tidur dalam beberapa hari terakhir usai kekalahan menyakitkan dari Arab Saudi.
Dalam laga krusial itu, pelatih Patrick Kluivert justru memilih bereksperimen dengan komposisi tim yang tidak biasa.
Keputusan itu menuai banyak kritik karena dianggap menjadi salah satu penyebab utama kekalahan.
Eksperimen Kluivert terbukti berisiko. Sejumlah pemain tampil di luar performa terbaiknya dan melakukan blunder fatal.
Salah satunya Marc Klok yang gagal menyapu bola di area pertahanan hingga jatuh ke kaki pemain lawan dan berujung gol ke gawang Maarten Paes.
Tak berhenti di situ, keputusan memasukkan Yakob Sayuri di babak kedua juga menjadi sorotan. Pemain sayap Malut United itu melakukan pelanggaran tidak perlu dengan menarik baju pemain lawan di kotak terlarang.
Setelah melihat tayangan ulang VAR, wasit tanpa ragu menunjuk titik putih yang kemudian dikonversi menjadi gol oleh Arab Saudi.
Menjelang laga kedua melawan Irak, tekanan terhadap Kluivert makin besar.
Para pendukung menuntut pelatih asal Belanda itu menurunkan line up yang lebih solid dan tidak lagi berjudi dengan eksperimen taktis.
Timnas Indonesia akan menghadapi laga hidup-mati melawan Irak pada matchday kedua Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Laga berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (13/10) pukul 02.30 WIB.
Sejumolah media bola memprediksi timnas tetap memakai formasi 4-2-3-1 dengan Maarten Paes di bawah mistar, serta lini belakang Sandy Walsh, Kevin Diks, Jay Idzes, dan Dean James. Joey Pelupessy dan Thom Haye mengisi gelandang bertahan, sementara Miliano Jonathans, Ricky Kambuaya, dan Ragnar Oratmangoen menopang Ole Romeny di depan.
Sementar itu dari sisi Irak yang diasuh Graham Arnold diperkirakan bermain dengan pola 4-4-2. Jalal Hassan menjaga gawang, didukung Hussein Ali, Rebin Sulaka, Manaf Younis, dan Merchas Doski di belakang. Lini tengah diisi Youssef Amyn, Amir Al-Ammari, Kevin Yakob, dan Ali Jasim, dengan duet Mohanad Ali dan Ali Al-Hamadi di lini depan.
Irak punya rekor pertemuan bagus atas Indonesia dengan tiga kemenangan beruntun sejak 2023.
Pertandingan melawan Irak akan menjadi laga hidup-mati bagi Indonesia di ronde keempat kualifikasi Piala Dunia.
Kekalahan akan membuat menghancurkan mimpi untuk lolos piala dunia, sedangkan kemenangan akan membuka asa.
Publik kini menunggu, apakah Kluivert akan belajar dari kesalahan atau justru mengulang skenario pahit yang sama.
Editor : M. Ainul Budi