Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bukan Penonton Umum Tapi Influencer Komersil yang Dilarang Ambil Video dari Tribun Stadion

M. Ainul Budi • Jumat, 12 September 2025 | 21:14 WIB
Photo
Photo

radar jember - Menyambut antusiasme para penggemar yang luar biasa di setiap pertandingan, I.League hari ini memberikan klarifikasi mengenai kebijakan produksi konten di dalam stadion.

Judul utama dari kebijakan ini sederhana: tidak ada regulasi khusus yang membatasi penonton umum.

Baca Juga: Drama Kusut Soal Venue Stadion AC Milan vs Como, Apa Jadi di Australia? Begini Penjelasan Singkatnya

I.League sepenuhnya menghargai peran krusial penonton dalam menciptakan atmosfer stadion yang elektrik dan penuh semangat.

Selama aktivitas produksi konten oleh penonton, seperti merekam video atau mengambil foto, bersifat non-komersial (misalnya sekadar membagikan pengalaman pribadi di media sosial tanpa tujuan menjual atau monetisasi), I.League memandangnya sebagai bagian tak terpisahkan dari semarak pertandingan. I.League mendorong para suporter untuk terus berbagi momen kebahagiaan mereka.

Baca Juga: TERBARU: Rizky Ridho Siap Perpanjang Kontrak Bersama Persija Jakarta Hingga 2028?

Namun, untuk menjaga profesionalisme dan keberlanjutan ekosistem penyiaran, I.League menetapkan batasan tugas yang jelas bagi rekan-rekan media serta para pembuat konten komersial.

Posisi media dalam pertandingan memiliki batasan tugas yang spesifik untuk memastikan alur kerja yang efisien dan menghormati hak siar yang ada.

Baca Juga: Analisa Cetek Pemain Legend Italia: Inter Milan dalam Tekanan? Juventus Incar Scudetto Lagi, Napoli Makin Kuat

Mengenai pengambilan video dari tribun media oleh wartawan: saat ini I.League belum memberikan izin untuk itu.

Kebijakan ini diterapkan karena semua hak siar untuk pertandingan telah dikelola secara eksklusif oleh pihak yang memiliki lisensi resmi, dalam hal ini EMTEK.

Untuk para pembuat konten seperti YouTuber dan influencer, I.League memahami keinginan untuk mengabadikan pertandingan.

Namun, alasan pembatasan perekaman video untuk tujuan komersial adalah adanya potensi kegiatan yang signifikan dan tumpang tindih dengan hak siar resmi.

Baca Juga: Ini Jadwal Pekan Pertama Liga 2 Championship, Malam Ini Duel Sengit FC Bekasi City lawan PSPS

Perlindungan terhadap hak siar ini sangat penting agar penyelenggaraan kompetisi dan liputan media dapat terus berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya untuk melindungi hak media resmi sekaligus tetap mengapresiasi kreativitas para pembuat konten, I.League juga tengah menyiapkan mekanisme tersendiri bagi YouTuber maupun konten kreator yang ingin membuat konten pertandingan.

Editor : M. Ainul Budi
#emtek #Influencer #stadion