Radar Jember - Kapten Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, tak menampik bahwa laga kontra Jepang menjadi ujian berat bagi skuad Garuda.
Dalam pertandingan yang digelar di Suita City Stadium, Jepang tampil dominan dengan intensitas tinggi sejak menit awal hingga akhir laga.
Jay mengakui bahwa kualitas yang dimiliki oleh tim Samurai Biru, baik secara individu maupun kolektif, berada di atas Indonesia.
Hal ini membuat tim Merah Putih cukup kesulitan untuk membangun permainan, terlebih di sektor tengah yang dikendalikan sepenuhnya oleh Jepang.
"Seperti yang saya katakan sebelum pertandingan, jika melihat pertandingan melawan Jepang, kami belum bisa sampai di sana. Dan di bulan Oktober nanti, kami punya dua pertandingan terpenting untuk kami dan pastinya kami belajar dari kekalahan atas Jepang. Pertandingan di bulan Oktober nanti akan lebih sulit," ucap Jay, Rabu (11/6/2025).
Bek tengah yang bermain untuk klub Serie B Italia, Venezia, tersebut menyebutkan bahwa kekalahan ini harus dijadikan bahan evaluasi.
Menurutnya, perjuangan Indonesia masih panjang, terutama dalam mempersiapkan diri menghadapi ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jay menambahkan bahwa pertandingan selanjutnya tidak akan lebih mudah.
Justru sebaliknya, ia memperkirakan tantangan yang dihadapi akan lebih kompleks.
Karena itu, tim harus memperbaiki berbagai aspek permainan agar lebih siap menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh.
Pertandingan melawan Jepang sendiri menunjukkan kesenjangan yang masih cukup mencolok.
Meski Jepang tidak menurunkan skuad utamanya, tekanan mereka tetap kuat dan terstruktur.
Lini tengah mereka tampil solid dalam menahan aliran bola Indonesia dan menciptakan banyak peluang.
Berdasarkan data statistik, Indonesia tidak mampu menciptakan satupun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Hal ini menunjukkan betapa rapatnya pertahanan Jepang dan kuatnya dominasi mereka dalam mengatur ritme permainan.
Kekalahan ini menjadi cambuk bagi timnas untuk terus berkembang.
Jay berharap seluruh pemain bisa mengambil pelajaran dari pengalaman ini agar lebih siap menghadapi pertandingan penting di masa depan.
Harapannya, evaluasi yang dilakukan tim pelatih dapat membuahkan hasil positif di laga selanjutnya.
Penulis: Cintya Diyanti Utomo
Editor : M. Ainul Budi