Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan Dapat Apresiasi Tinggi

M. Ainul Budi • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 21:24 WIB
SENGIT: Pemain SMA Taruna Dra Zulaeha (kostum ungu) melepaskan tendangan yang diblok penggawa SMAN 1 Grati. SMAN Taruna menang dengan skor akhir 2-1. Foto kanan, SMKN 1 Grati melaju ke babak delapan besar setelah mengalahkan SMKN 1 Nguling dengan skor 5-4. (MUKHAMMAD ZUBAIDILLAH/RADAR BROMO)
SENGIT: Pemain SMA Taruna Dra Zulaeha (kostum ungu) melepaskan tendangan yang diblok penggawa SMAN 1 Grati. SMAN Taruna menang dengan skor akhir 2-1. Foto kanan, SMKN 1 Grati melaju ke babak delapan besar setelah mengalahkan SMKN 1 Nguling dengan skor 5-4. (MUKHAMMAD ZUBAIDILLAH/RADAR BROMO)

 

RADAR JEMBER – Persaingan langsung memanas pada hari pertama Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan, Senin (28/9). Babak 16 besar hingga perempat final digeber di Probolinggo Mini Soccer, Kota Probolinggo.

Sebelum pertandingan antarsekolah dimulai, lapangan lebih dulu menjadi arena laga ekshibisi antara tim Golkar dan tim Pemkot Probolinggo.

Pertandingan berlangsung penuh keakraban, tetapi tetap diwarnai adu strategi. Tim Pemkot Probolinggo dikomandani Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan. Sementara itu, tim Golkar dipimpin Fernanda Zulkarnain, Ketua DPD Golkar Kota Probolinggo.

Tim Golkar tampil agresif dan menekan sejak awal. Tim Pemkot Probolinggo juga memberikan perlawanan sengit. Laga ekshibisi tersebut akhirnya berakhir 4-2 untuk keunggulan tim Golkar.

Fernanda mengapresiasi partisipasi jajaran pemerintah daerah. Menurut dia, Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak yang digelar DPD Golkar Jawa Timur merupakan upaya merangkul dan membina generasi muda melalui olahraga.

“Selain itu, laga ini menjadi bentuk jalinan kerja sama yang baik antara Partai Golkar dengan Pemkot Probolinggo. Menang-kalah adalah hal biasa, kerja sama yang baiklah yang utama,” tegasnya.

Budiono juga mengapresiasi penyelenggaraan turnamen kelompok umur tersebut di Kota Probolinggo.

“Pemkot Probolinggo menyambut baik dan mengapresiasi digelarnya Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 9 yang dipusatkan di Kota Probolinggo,” katanya.

Melalui turnamen tersebut, dia berharap anak-anak muda Probolinggo dan Pasuruan memiliki wadah positif untuk berkembang. Kegiatan itu juga diharapkan ikut menggerakkan UMKM lokal yang berjualan di sekitar arena.

 

“Sukses terus untuk turnamen ini. Yang penting semuanya main sportif dan happy!” ujarnya. Selepas laga ekshibisi, persaingan memperebutkan tiket perempat final berlangsung sengit. Sejumlah pertandingan diwarnai duel ketat, gol-gol menarik, hingga drama adu penalti.

Laga pembuka mempertemukan SMAN 1 Gending dengan SMAN 2 Kota Probolinggo. SMAN 2 Kota Probolinggo menang meyakinkan 3-0. Berikutnya, SMAN Gondangwetan berhadapan dengan MAN 2 Kota Probolinggo. Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir. Pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. SMAN Gondangwetan akhirnya menang 3-2.

Derbi Kota Probolinggo juga tersaji saat SMKN 2 menghadapi SMAN 4. Pertandingan berjalan ketat dengan sejumlah duel keras. SMAN 4 akhirnya mengunci kemenangan 1-0.

Duel sesama tim Kota Pasuruan tak kalah sengit. SMAN 1 bertemu SMAN 2. Pertandingan berakhir 3-2 untuk kemenangan SMAN 2. Pada laga lain, SMAN 4 Pasuruan tampil dominan saat menghadapi SMKS Untung Suropati. Enam gol tanpa balas membawa SMAN 4 Pasuruan melaju ke perempat final.

Hasil babak 16 besar membuat wakil Probolinggo dan Pasuruan terbagi merata di perempat final. Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan sama-sama menempatkan dua tim.

Kota Probolinggo diwakili SMAN 2 dan SMAN 4. Kabupaten Probolinggo menempatkan SMA Taruna Dra. Zulaeha dan SMKN 2 Kraksaan.

Dari Kabupaten Pasuruan, ada SMAN Gondangwetan dan SMKN 1 Grati. Sementara itu, Kota Pasuruan diwakili SMAN 4 dan SMAN 2.

Delapan tim tersebut langsung bertanding pada babak perempat final, Senin (28/9) malam. Pada hari kedua, Selasa (29/9), turnamen dilanjutkan dengan semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final di Probolinggo Mini Soccer. Tak hanya pertandingan di lapangan yang berlangsung panas. Atmosfer di pinggir lapangan juga semarak. Ratusan suporter dari berbagai sekolah datang memberikan dukungan.

Mereka memadati sisi lapangan sambil menyanyikan yel-yel, membawa atribut, hingga memainkan musik perkusi untuk membakar semangat tim masing-masing.

Ultra Smanig dari SMAN 1 Gending datang dengan sekitar 50 suporter. Smadania, pendukung SMAN 2 Kota Probolinggo, membawa sekitar 100 orang. Smapa Gloria dari SMAN 4 Kota Probolinggo hadir dengan sekitar 40 suporter. Sementara itu, sekitar 70 pendukung SMKN 2 Kota Probolinggo juga meramaikan arena.

 

Terik matahari tak menyurutkan antusiasme mereka memberikan dukungan.

Di tengah ketatnya pertandingan, kondisi fisik pemain juga mendapat perhatian. Panitia menyiagakan dua tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Probolinggo dan satu unit ambulans di lokasi. Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan Ainul Mashudi mengatakan, setiap pemain menjalani pemeriksaan dasar sebelum bertanding.

“Sebelum bertanding, pemain menjalani pemeriksaan dasar meliputi tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, dan kondisi pernapasan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pemain dalam kondisi fit dan siap mengikuti pertandingan,” terangnya.

Ketua Harian DPD Golkar Jawa Timur Adi Wibowo menilai antusiasme pemain dan suporter selama Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan sangat tinggi. Memasuki perempat final, atmosfer pertandingan disebut semakin hidup dan kompetitif.

Menurut dia, peningkatan tensi pertandingan tidak hanya terlihat dari dukungan suporter di sisi lapangan. Permainan yang ditampilkan setiap tim juga semakin menarik. ara pemain beradu strategi dan menunjukkan kemampuan terbaik demi mengamankan tiket ke babak berikutnya.

“Mulai dari pemain terbaik hingga permainan yang ditampilkan sangat baik dari tiap tim,” katanya.

Adi juga mengapresiasi atmosfer pertandingan yang berlangsung kompak dan kondusif. Menurut dia, semangat kompetisi harus berjalan beriringan dengan sportivitas dan fair play. “Kami selalu mengingatkan untuk tetap menjaga sportivitas dan fair play. Alhamdulillah, hal itu terpancar dari setiap tim yang ikut,” tuturnya.

Editor : M. Ainul Budi
bahlil mini soccer probolinggo pasuruan