Radar Jember – Langkah Persid Jember di Piala Soeratin U-17 Jawa Timur harus terhenti di fase grup.
Bermain pada laga terakhir Grup P, skuad Macan Raung Muda tak mampu membendung permainan PSPK Kota Pasuruan dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2 di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Ajung, (23/8).
PSPK langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Persid cukup kesulitan menghadapi serangan cepat yang dibangun lawannya. Tekanan tersebut akhirnya berbuah gol pada menit ke-12 setelah M Azzril Ifany memanfaatkan kemelut di depan gawang Persid. Bola bersarang di gawang dan membuat Persid tertinggal 0-1.
Baca Juga: Persib Terancam Dikepung Raksasa Korea dan Australia, Umuh Muchtar Buka Suara
Tertinggal satu gol, Persid mencoba bangkit dengan membangun serangan. Namun, upaya tersebut belum mampu mengubah keadaan.
Sebaliknya, PSPK justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-25. Berawal dari bola lambung, pemain belakang Persid gagal mengantisipasi dengan sempurna sehingga pemain bernomor punggung 13 mampu mengecoh kiper dan mengubah skor menjadi 0-2.
Memasuki babak kedua, Persid mencoba tampil lebih agresif. Sejumlah serangan dilancarkan untuk mengejar ketertinggalan, tetapi selalu kandas sebelum menghasilkan gol.
Kesalahan-kesalahan dalam membangun serangan maupun mengantisipasi bola juga membuat permainan Persid tidak berkembang maksimal. Skema yang disiapkan pelatih M Sovy Hermawan pun belum mampu membongkar pertahanan PSPK hingga pertandingan berakhir.
Kekalahan tersebut memastikan Persid gagal melaju ke fase berikutnya. Sebelumnya, Persebo Bondowoso 1964 berhasil membungkam Persipro 1954 dengan skor telak 4-0. Hasil itu membuat persaingan di Grup P sekaligus memastikan dua tim teratas berhak melangkah ke babak 32 besar.
PSPK Kota Pasuruan keluar sebagai juara Grup P dengan koleksi tujuh poin. Mereka meraih hasil imbang 2-2 saat menghadapi Persebo Bondowoso, menang 2-0 atas Persipro 1954, dan kembali menang 2-0 atas Persid Jember.
Persebo Bondowoso menjadi runner-up dengan lima poin, sedangkan Persid harus puas di posisi ketiga dengan empat poin dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Persipro menjadi juru kunci tanpa mengoleksi poin.
Editor : M. Ainul Budi