KALIWATES, Radar Jember - Keberhasilan Persid Jember bukan hanya soal trofi dan medali, tetapi sebuah peluang emas untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Jember bersama manajemen Persid kini tengah mengusung misi besar untuk menjadi tuan rumah putaran nasional Liga 4.
Jika misi ini berhasil, efek domino bagi masyarakat Jember dipastikan sangat masif.
Menjadi tuan rumah berarti mendatangkan ribuan suporter, ofisial tim, dan wisatawan ke Jember.
Sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM lokal akan merasakan dampak langsung dari perputaran uang selama kompetisi berlangsung.
Ini adalah strategi cerdas menggabungkan sport industry dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Selain dampak ekonomi, status tuan rumah juga akan memberikan keuntungan secara teknis bagi Persid.
Dukungan langsung dari ribuan suporter setia di stadion sendiri akan menjadi "pemain ke-12" yang mampu membakar semangat tim untuk meraih kemenangan demi kemenangan demi promosi ke kasta yang lebih tinggi.
“Kalau Jember menjadi tuan rumah, banyak UMKM bergerak, perputaran ekonomi meningkat. Ini momentum kebangkitan, bukan hanya bagi sepak bola, tetapi juga bagi masyarakat Jember,” jelas Ketua Yayasan Persid Jember, Ardi Pujo Prabowo, di Hall Prajamukti Kantor Pemkab Jember, Senin malam (16/2/2026).
Baca Juga: Update Dampak Banjir Jember 2026: 7.445 KK Terdampak, Ratusan Mengungsi, 1 Meninggal Dunia
Bupati Jember Muhammad Fawait mendukung penuh visi ini.
Ia juga mengemukakan komitmen dan memberikan dukungan nyata kepada para punggawa yang telah sukses mengamankan tiket liga 4 nasional dengan duduk di posisi 3 zona Jatim.
“Bagi adik-adik, mas-mas pemain Persid yang ingin kuliah, sudah menjadi keharusan bagi Pemkab untuk memprioritaskan mereka. Di mana pun kampusnya, akan kita dukung. Persid juga harus mampu merangkul dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat,” pungkas Gus Fawait. (mau)
Editor : M. Ainul Budi