radar jember - LANGKAH Persid Jember menuju babak 8 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur mendapat suntikan semangat langsung dari orang nomor satu di Jember.
Pemain, ofisial dan manajemen Persid dilepas Bupati Jember Muhammad Fawait dari Pendapa Wahyawibawagraha, Sabtu malam (31/1).
Rasa optimisme menyelimuti momen keberangkatan yang menjadi penanda dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kebangkitan Persid sebelum bertolak ke Nganjuk.
Bupati Fawait mengaku bangga atas capaian Persid yang dinilainya menunjukkan perubahan signifikan.
Ia menyebut, keberhasilan menembus 8 besar sudah menjadi prestasi yang membanggakan. Bahkan di luar ekspektasi pemerintah daerah.
Baginya, kebangkitan Persid adalah awal dari proses panjang menuju tim yang lebih maju.
“Alhamdulillah, Persid Jember telah bangkit. Ini betul-betul Persid baru menuju Persid maju. Pada level ini saja, saya sudah bersyukur dan bangga,” ungkap Gus Fawait.
Menurutnya, prestasi tidak bisa diraih secara instan. Ia mengingatkan, membangun tim sepak bola membutuhkan proses bertahap dan konsisten.
Karena itu, ia meminta pemain dan manajemen fokus memberikan yang terbaik tanpa terbebani target berlebihan.
“Ini perlu proses. Tidak perlu membebani diri, lakukan yang terbaik. Prestasi sampai sekarang sudah luar biasa,” katanya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Jember tetap memastikan komitmen dukungan kepada Persid tidak luntur.
Fawait menegaskan pemerintah akan mendukung semampu dan sekuat tenaga agar Persid terus berkembang.
Ia juga berpesan agar seluruh tim menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan serta pertandingan di Nganjuk.
“Kami berkomitmen memajukan Persid. Kami akan support semampu kami, sekuat tenaga kami,” pesannya.
Ketua Yayasan Persid Jember Ardi Pujo Prabowo menyambut positif dukungan langsung dari bupati. Ia menilai pelepasan resmi di pendapa menjadi suntikan moral dan semangat yang besar bagi para pemain.
Dukungan pemerintah daerah disebutnya menjadi energi tambahan untuk menghadapi persaingan ketat di babak 8 besar.
“Dengan dilepas langsung oleh Bupati, tentu ini menambah semangat tim dan para pemain. Pemkab Jember memberikan support, motivasi, dan semangat yang luar biasa,” ungkapnya.
Ardi menegaskan, manajemen, tidak membebani skuad dengan target juara, tetapi setiap laga harus dijalani dengan mentalitas pemenang. Ia optimistis spirit dan kepercayaan diri pemain semakin kuat jelang pertandingan di Stadion Anjuk Ladang, Nganjuk.
Baginya, momentum ini harus dijaga sebagai bagian dari kebangkitan Persid. “Kami semakin yakin Persid ke depan bukan sebagai pecundang, tetapi sebagai pemenang di setiap laga. Spirit dan mentalitas anak-anak semakin bertambah,” tegasnya. (kin/bud)
Editor : M. Ainul Budi