Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gol Neymar Paksa Adu Penalti, Pordes Kalisat U-14 Taklukkan Dharaka Jaguar di Final Sengit

Yulio Faruq Akhmadi • Selasa, 30 Desember 2025 | 14:10 WIB
SENGIT: SSB Dharaka Jaguar Patrang (biru) mencoba memblok umpan SSB Pordes Kalisat U-14 (oranye) pada partai final Jatim Football League di Stadion Notohadinegoro, kemarin (29/12).
SENGIT: SSB Dharaka Jaguar Patrang (biru) mencoba memblok umpan SSB Pordes Kalisat U-14 (oranye) pada partai final Jatim Football League di Stadion Notohadinegoro, kemarin (29/12).

Radar Jember – SSB Pordes Kalisat U-14 tampil sebagai juara Jatim Football League setelah menaklukkan SSB Dharaka Jaguar Patrang pada laga final yang digelar di Stadion Notohadinegoro, kemarin (29/12).

Partai puncak berlangsung sengit dan harus ditentukan melalui adu penalti.

Pordes Kalisat membuka keunggulan cepat saat laga baru berjalan tiga menit.

Gol pembuka dicetak striker andalan David Ananta yang memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan.

Tertinggal satu gol membuat Dharaka Jaguar meningkatkan intensitas serangan.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-17 setelah Neymar Sandi sukses menyamakan kedudukan.

Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Laga final dimainkan dengan format dua babak masing-masing 25 menit.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan menurun seiring kelelahan kedua tim.

Maklum, kedua tim harus menjalani tiga pertandingan dalam satu hari, mulai babak perempat final pada pagi hari hingga partai final di sore hari.

Tidak ada tambahan gol hingga waktu normal berakhir, sehingga penentuan juara dilanjutkan melalui adu penalti.

Dalam babak tos-tosan tersebut, Pordes Kalisat tampil lebih tenang dan akhirnya memastikan gelar juara.

Pelatih Pordes Kalisat, Panca Pramana, mengungkapkan bahwa timnya memang mempersiapkan latihan khusus eksekusi penalti sebelum kompetisi dimulai.

Menurutnya, aspek mental menjadi faktor pembeda.

“Secara kemampuan menendang penalti, saya kira hampir sama. Yang membedakan adalah ketenangan dan mental pemain. Itu yang kami perkuat sejak awal,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Dharaka Jaguar mengaku tetap bangga dengan pencapaian timnya yang finis di posisi kedua.

Ia menilai penampilan para pemain sudah maksimal, baik dari sisi teknik maupun taktik.

“Anak-anak sudah menjalankan instruksi dengan baik. Hanya saja secara fisik memang cukup terkuras,” pungkasnya. (yul/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #sepak bola jember #Stadion Notohadinegoro #sepak bola jatim