Radar Jember - Catatan apik Persid Women bermain tanpa kebobolan akhirnya terpatahkan kala menghadapi tim tamu Arema Women pada partai semifinal Piala Pertiwi Jatim 2025.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Jumat sore (17/10) itu, punggawa Macan Raung Putri di gulung Singo Edan dengan skor telak 4 - 0.
Sejak peluit kick off babak pertama dibunyikan, Arema Women langsung bermain agresif dengan melancarkan serangan bertubi-tubi ke arah gawang yang dijaga Tia Puji Lestari.
Sejak awal, tim pelatih Persid Women memang menerapkan strategi bertahan sembari mencuri-curi peluang melalui skema serangan balik.
Namun para punggawa Singo Edan tak ingin memberikan peluang sedikitpun, alhasil permainan Persid sulit berkembang.
Alih-alih menciptakan peluang, pertahanan Persid justru dirobek terlebih dahulu oleh gol yang dicetak Alzahna Firzalvia pada menit 28.
Tujuh menit berselang, Singo Edan kembali menggandakan keunggulan, kali ini melalui kaki Nava Rina Fatmawati Ningrum.
Di babak kedua, Persid Women belum bisa membalikkan keadaan, gempuran demi gempuran terus dilancarkan para pemain Arema, alhasil pada menit 59, giliran Dewi Tia Safitri yang mencatatkan namanya di papan skor.
Menjelang penghujung pertandingan, Arema menambah pundi-pundi gol menjadi genap 4-0 melalui sepakan Natasya Kumala Astri.
Pelatih Persid Women, Denny Ariyanto tak menampik keunggulan di segala sisi yang dimiliki Arema Women.
Selain persiapan yang matang, menurut Denny para pemain Singo Edan memiliki jam terbang yang lebih tinggi.
“Arema tim yang solid, mereka rutin latihan bahkan jika tidak ada turnamen. Ada pemain yang juga dari timnas,” ujarnya.
Meski peluang untuk menjadi juara telah pupus, Persid Women masih memiliki harapan untuk merebut posisi ketiga.
Di perebutan juara tiga itu, Persid akan berhadapan dengan Persida Putri. Tim pelatih mengaku akan melakukan sedikit rotasi demi bisa memberikan permainan optimal.
“Mungkin pemain yang sudah kelelahan akan kami istirahatkan, lihat besok mana yang siap main,” tuturnya.(yul)
Editor : M. Ainul Budi