Radar Jember – Sore ini, (17/10) Persid Women akan menjamu Arema Women di Stadion Jember Sport Garden (JSG).
Laga semifinal Piala Pertiwi Jatim tersebut
Menurut Pelatih Persid Women, Denny Ariyanto, tim asal Malang itu akan datang dengan kekuatan penuh dengan kondisi tim yang jauh lebih siap dibanding Persid.
Hal itu karena tim Arema Women sudah ada dan selalu latihan rutin, berbeda dengan Persid Women yang baru dibentuk menjelang turnamen dimulai.
“Mereka sudah main bersama mungkin sudah bertahun-tahun,” terangnya.
Menilik ke belakang, penampilan Arema dengan Persid sejatinya lebih baik Persid di babak grup.
Persid menggilas semua lawan. Sedangkan, Arema hanya kantongi satu kemenangan dan hasil seri melawan tim asal Gresik, Arek Simo Gresia.
Walau dalam catatan pertandingan sebelumnya, Persid lebih baik, tapi Denny tetap mewaspadai permainan dari pesepak bola putri dari Malang itu.
Apalagi, punggawa Arema merupakan jebolan Porprov IX Malang Raya Juli lalu dan meraih medali emas lewat tim Kota Batu.
“Pemain malang sudah banyak yang senior sudah sangat berpengalaman, ini perlu kami waspadai,” tutur Denny.
Jika pada dua pertandingan sebelumnya Persid tampil lebih menyerang.
Namun, pada pertandingan kali ini Denny akan memberikan instruksi agar pemain lebih tenang dan tidak sembarangan meninggalkan area bertahan.
“Tim yang dihadapi kali ini levelnya berbeda, strateginya tentu berbeda pula. Anak-anak harus lebih disiplin dalam bertahan. Sedikit blunder bisa berakhir fatal,” ungkapnya.
Lebih jauh, Denny menyebut, lima belas menit setelah peluit kickoff dibunyikan akan menjadi acuan bagi tim pelatih untuk menentukan arah permainan anak asuhnya.
Jika lawan berhasil mendominasi penguasaan bola, maka strategi paling ampuh adalah bermain bertahan dan serangan balik mematikan.
“Kami lihat di lima belas menit awal dulu, yang penting anak-anak tidak minder apalagi mereka main di kandang sendiri,” katanya. (yul/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh