Radar Jember – Persid Jember mulai memasuki fase baru setelah 30 pemain resmi terpilih dari proses seleksi akhir pekan lalu.
Latihan perdana yang dijadwalkan Kamis (21/8) mendatang tidak hanya soal mengondisikan fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun koordinasi antarlini.
Pelatih Persid Jember, Agus Yuwono, menyampaikan, peningkatan chemistry akan menjadi hal pertama yang akan dia fokuskan.
Bukan tanpa alasan, menurut pelatih kelahiran Malang itu, solidnya koordinasi lini per lini akan menjadi kunci untuk memenangkan permainan.
“Fokus utama latihan perdana nanti adalah fisik dan koordinasi antarlini,” ujar Agus.
Agus menambahkan, chemistry antarpemain harus segera terbentuk sejak awal persiapan.
Tanpa koordinasi yang padu, strategi apa pun sulit dijalankan dengan baik.
“Yang paling penting adalah bagaimana agar koordinasi antarlini bisa terbangun. Itu fondasi agar strategi yang sudah dibuat bisa diterapkan,” tegas mantan manajer Arema U-20 itu.
Selain aspek fisik dan koordinasi, Agus juga menekankan pemahaman filosofi permainan yang akan diusung Persid Jember.
Dia ingin anak asuhnya lebih cair dalam transisi permainan, terutama saat beralih dari bertahan ke menyerang.
“Kami ingin permainan tim lebih mengalir,” kata pelatih berlisensi A AFC itu.
Agus melanjutkan, tim pelatih bersama pihak manajer masih berdiskusi seberapa sering latihan akan digelar setiap pekannya.
Sebab, menurutnya, terdapat banyak hal yang perlu dipertimbangkan.
Namun, mengingat Liga 4 yang dijadwalkan akan bergulir akhir Oktober mendatang, menurut Agus, latihan harus digelar cukup intens.
“Masih belum ada jadwal latihan rutin, kami masih berdiskusi dengan manajemen Persid,” ungkapnya. (yul/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh