LAMONGAN, Radar Jember - Terdapat empat tim yang mewakili Jember dalam ajang Piala Soeratin tingkat provinsi di Kabupaten Lamongan, diantaranya adalah Pordes FC dan Bhineka FC yang menjadi perwakilan pada Kelompok umur (KU) 15, serta Denny Soccer Academy dan Biting Putra Jaya yang menjadi perwakilan di KU 13. Ke empatnya telah gugur dalam persaingan Piala Soeratin Provinsi Jatim.
Denny Soccer Academy (DSA) U13 dan Bhineka FC bernasib sama dengan sama-sama gugur di fase klasemen, sementara Pordes FC U15 gugur di fase 10 Besar dan Biting Putra Jaya (BPJ) 13 gugur di fase 16.
Uniknya keduanya dipulangkan oleh tim yang sama, yakni Deltras FC Sidoarjo.
Manajer BPJ Jember Agung sedayu Desmontutu menyampaikan, pertandingan antara Pordes U15 melawan Deltras U15 berakhir dengan skor 3 - 0 dengan kemenangan Deltras.
Sementara di pertandingan lain BPJ U13 melawan Deltras U13 juga berakhir untuk kemenangan Deltras dengan skor 2-1. Keduanya berlangsung di Kabupaten Lamongan, kemarin (4/8).
Agung menuturkan, BPJ U13 tampil sebagai peringkat kedua Grup H setelah bersaing dengan Suryanaga Kota Pasuruan, Super Kids Probolinggo, DSA Jember, dan tim tuan rumah Persela Lamongan.
Dia mengungkap Jember menjadi satu-satunya daerah yang mendapatkan dua kuota tim untuk Piala Soeratin U13 dan U15, hal itu karena jumlah peserta di tingkat lokal melebihi 30 tim.
“Kalau Piala Soeratin di daerah pesertanya lebih dari 30, maka bisa kirim dua tim ke Provinsi,” ujar Agung.
Menurutnya, perjuangan anak-anak BPJ tidak hanya terjadi di lapangan. Minimnya dukungan biaya membuat tim harus mandiri sejak awal.
Persiapan menuju Lamongan pun tergolong berat, mulai dari akomodasi yang jauh dari venue, stamina yang terkuras karena jarak tempuh 40 menit ke lapangan, hingga cuaca panas ekstrem yang menyulitkan adaptasi pemain.
“Dua tahun lalu di Kediri kami lebih siap. Tapi di Lamongan kami kesulitan tempat, bahkan sampai tinggal di daerah perbatasan Tuban,” jelasnya.(yul)
Editor : M. Ainul Budi