Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UPDATE Liga 4 zona Jatim - Persid Ditahan Imbang, Persaingan Grup C Makin Ketat, Ini Peluang Selanjutnya

Radar Digital • Rabu, 8 Januari 2025 | 21:37 WIB
SENGIT: Pemain Persid (kanan) mencoba menyerang dari sisi sayap pertahanan Persipro 1954, kemarin (7/1), di Stadion JSG.
SENGIT: Pemain Persid (kanan) mencoba menyerang dari sisi sayap pertahanan Persipro 1954, kemarin (7/1), di Stadion JSG.

AJUNG, Radar Jember – Menang telak 4-0 di laga perdana, bukan jaminan Persid melaju mulus di Grup C Kapal Api Liga 4 Jatim.

Sebab, di laga kedua, kemarin (7/1), di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Persid justru ditahan imbang 1-1 (0-0) oleh Persipro 1954.

Mengusung kemenangan agar bisa melenggang sebagai juara grup, nyatanya cukup sulit bagi pemain Persid mendobrak pertahanan arek-arek Kota Probolinggo itu.

Serangan Persid kerap tumpul. Satu biji gol pun tak bisa ditorehkan. Skor kacamata pun bertahan hingga babak pertama usai.

Menit ke 80, lewat sontekan kaki Ahmad Dedi, Persid berhasil unggul. Sayangnya, harapan kemenangan di depan mata itu runtuh pada menit 85. Sepakan keras pemain Persipro, Risdianto Prasetyo, dari luar kotak penalti merobek jala Persid.

Hasil seri itu pun membuat persaingan Grup C Liga 4 Jatim semakin menarik. Persid dan Persipro sama-sama menorehkan 4 poin.

Sementara, di laga lainnya PSIL Lumajang tumbang 2-1 atas Persekap Kota Pasuruan.

Hasil seri tersebut membuat kapten Persid, Muhammad Nursamsi, kecewa.

“Pertandingan ini banyak peluang. Namun, dewi fortuna belum memihak,” paparnya.

Sementara itu, Pelatih Persipro 1954 Oktavianus Trihandika merasa puas dengan skor imbang 1-1. “Hasil ini membuat kami punya peluang yang sama dengan tuan rumah (Persid, Red) untuk lolos dari fase grup,” terangnya.

Asisten Pelatih Persid Ahmad Jaenuri mengatakan sudah berupaya sebaik mungkin.

“Cuaca tidak mendukung, sepertinya Probolinggo (Persipro, Red) juga telah membaca taktik kami,” paparnya.

Apalagi, kata dia, pada menit 80 setelah Persid mencetak gol ada gairah pemain yang kurang baik. Yaitu semangat untuk bermain seperti mengejar gol tidak ada lagi.

Dia mencontohkan, menurunnya koordinasi antara pemain tengah dan depan.

“Evaluasi dari kami juga mencoba bermain long ball. Karena, saat hujan deras, permainan dari kaki ke kaki tidak begitu maksimal,” imbuhnya. (yul/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #persid #persipro #liga 4 #Lumajang #psil