KALIWATES, Radar Jember – Skuad Timnas Indonesia mulai bersiap turun di ASEAN Championship 2024 alias Piala AFF 2024. Turnamen ini akan digelar mulai 8 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025 mendatang. Pelatih kepala Timnas, Shin Tae-Yong sudah memanggil sejumlah pemain yang disiapkan untuk Desember mendatang.
Hingga saat ini total ada 21 pemain yang berstatus garuda calling. STY pun sudah menyebutkan, skuad Timnas yang berlaga di ASEAN Championship kali ini didominasi pemain-pemain muda. Terlebih dari klub Liga Indonesia.
Salah satunya ada nama Erlangga Setya Dwi Saputra, kiper jangkung asli Jember yang musim ini membela PSPS Pekanbaru Riau di Liga 2. Angga sapaan akrabnya, jadi salah satu pemain dari Liga 2 yang dipanggil STY selain Cahya Supriadi, kiper belia dari Bekasi City FC yang sama-sama dari Liga 2.
Mantan kiper Persid U-17 ini kembali dipanggil STY di Timnas. Sebelumnya, Angga sempat dipanggil STY dalam TC Timnas U-23 sebelum Piala Asia U-23 di Qatar beberapa bulan lalu. Sayang, dirinya dicoret dari skuad Piala Asia U-23.
Kini, Angga pun kembali dipanggil STY ke Timnas untuk ASEAN Championship. Motivasi besar pun dirasakan Angga untuk bisa maksimal. Jawa Pos Radar Jember berkesempatan mewawancarai kiper yang bertinggi 192 cm ini. Berikut petikan wawancaranya:
Mengenai pemanggilan kamu di Timnas kali ini, apa jadi beban atau semakin termotivasi untuk bermain maksimal?. Apalagi saat ini tidak mudah bagi pemain untuk menembus skuad Timnas di era STY dengan berbagai pertimbangan tim pelatih.
“Kalau untuk saya pasti selalu termotivasi untuk lebih baik lagi dan bersaing di posisi kiper nantinya. Dan saya selalu ingin menunjukkan progress ke tim pelatih kiper di turnamen kali ini. Saya yakin bisa memberikan yang terbaik,”
Sebelumnya kamu pernah hampir masuk skuad di Piala Asia U-23, sayang di tahap terakhir dicoret, apa yang kamu bisa petik evaluasi dari tahapan kemarin?.
“Di TC u-23 kemarin saya mengalami cedera di bagian lutut kanan. Dan saya saat ini sudah sembuh, saya siap untuk membuktikan kembali dan bersaing dengan pemain lainnya,”
Mengenai fans atau warganet tentang ekspetasi timnas di piala AFF nanti, bagaimana kamu menyiapkan secara mental?. Bila nanti warganet atau pecinta bola Indonesia menuntut tinggi prestasi Timnas di Piala AFF?. Terlebih coach STY tak memanggil para pemain diaspora.
“Bagi saya hal itu wajar ya. Karena mereka pecinta bola Indonesia juga mengharapkan timnas di Piala AFF. Tapi kami semua dan tim pelatih terus berusaha semaksimal mungkin main maksimal di setiap laga dan memberikan yang terbaik.” (bud)
Editor : Radar Digital