Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Askab PSSI Jember Siram Stadion Notohadinegoro yang Kering dan Berdebu Selama Enam Jam

Radar Digital • Jumat, 29 September 2023 | 16:00 WIB
DIBASAHI: Lapangan Stadion Notohadinegoro Patrang disiram oleh petugas, Rabu (27/9). Ini dilakukan untuk meminimalisasi debu saat digunakan pertandingan sepak bola.
DIBASAHI: Lapangan Stadion Notohadinegoro Patrang disiram oleh petugas, Rabu (27/9). Ini dilakukan untuk meminimalisasi debu saat digunakan pertandingan sepak bola.

JEMBER LOR, Radar Jember - Kondisi lapangan utama Stadion Notohadinegoro Patrang kering dan berdebu. Hal ini makin parah ketika digunakan untuk pertandingan sepak bola. Debu itu akan beterbangan. Kondisi ini membuat sejumlah gelaran pertandingan harus ditunda.

Akhir pekan lalu, sejatinya lapangan ini digunakan untuk pertandingan Final Liga Anak Nusantara (Linus) dan babak penyisihan Liga Pelajar Jember. Akan tetapi, kondisi lapangan yang tidak memungkinkan membuat pertandingan terpaksa diliburkan. Debu itu masih jadi masalah utama, sehingga lapangan perlu dilakukan pembasahan.

Askab PSSI Jember sebagai penyelenggara akhirnya turun tangan. Lapangan yang kering dan berdebu itu dibasahi secara manual selama enam jam. Itu dilakukan Rabu lalu (27/9). Mulai pukul 14 sampai 20 malam.

"Istilahnya norap. Jadi, lapangan kami basahi menggunakan air dari sungai dekat stadion," ungkap Sekjen Askab PSSI Jember Andik Slamet. Andik mengatakan, air dari sungai barat stadion itu diambil menggunakan mesin pompa. Air itu dialirkan menggunakan selang dengan panjang sekitar 200 meter menuju lapangan Stadion Noto.

Pembasahan ini dilakukan agar kompetisi bisa berjalan. Oleh karena itu, pembasahan dilakukan sekitar enam jam. Tujuannya air benar-benar meresap ke dalam tanah. Sehingga tanah menjadi padat dan debu bisa diminimalisasi.

"Kalau hanya disiram menggunakan mobil tangki air, ya, tidak bisa maksimal. Karena hanya basah di permukaannya. Apalagi ini cuacanya panas. Tetapi, kalau dibasahi dengan seperti ini, airnya akan meresap ke bawah," pungkasnya. (kin/c2/nur)

 

 

Editor : Radar Digital
#stadion #disiram air