alexametrics
30.3 C
Jember
Sunday, 9 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Semua Lolos, kok Muncul Banding?

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember akhirnya menetapkan sebelas nama yang masuk bursa calon ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif atau exco. Dengan lolosnya sebelas nama tersebut, berarti tidak ada yang gugur dalam fase verifikasi. Walau semua lolos, dalam sesi ini muncul keinginan untuk banding.

Dari hasil verifikasi, muncul sebelas nama yang menjadi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember. Terbagi menjadi tiga nama calon ketua, dua nama calon wakil ketua, dan enam nama calon exco.

Di sela-sela pengumuman sekaligus konferensi pers, kemarin (29/4), di Sekretariat Askab PSSI Jember, tiba-tiba muncul interupsi dari Joni Budi Utomo, yang diketahui merupakan Ketua Klub Macan Putih. Joni melakukan interupsi tersebut karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Sebab, kata dia, dalam Statuta PSSI Pasal 34 ayat 4 diterangkan bahwa calon usianya di atas 30 tahun dan sekurang-kurangnya aktif dunia sepak bola selama lima tahun. Pernyataan yang sama juga dilayangkan secara tertulis oleh Persatuan Sepak Putra Sukorejo (PSPS).

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah ditelusuri, kehadiran Joni merupakan perwakilan dari salah satu bakal calon ketua, yakni Ardi Pujo Prabowo. Dalam penetapan hasil verifikasi tersebut, dari tiga calon ketua Askab PSSI, yakni Moch Iksan, Ardi Pujo Prabowo, dan Try Sandi Apriana, hanya Ardi yang tidak hadir.

“Saya tidak bisa hadir, karena ada keperluan perihal PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru, Red) di Surabaya,” tuturnya ketika dikonfirmasi secara terpisah. Kehadiran Ardi diwakili oleh Syaiful dan Joni dalam pengumuman hasil verifikasi.

Namun, Ketua Komite Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember Bambang Siswanto menegaskan tidak ada sesi tanya jawab. Sebab, acara tersebut adalah pengumuman hasil verifikasi dan penetapan. “Agenda ini adalah hasil verifikasi,” jelas Bambang.

Bambang menerangkan, jika ada yang keberatan dengan keputusan dari hasil verifikasi tersebut, akan disediakan wadah aspirasi ke komisi banding. Bahkan, kata dia, dari semua yang mendaftar, semuanya lolos. “Artinya, tidak ada yang tidak lolos dalam verifikasi tersebut,” paparnya.

Bila semua lolos, menurut Bambang, tentu aneh bila tiba-tiba muncul keinginan banding. Walau dirinya bukan termasuk dalam komisi banding, tapi diketahuinya, umumnya banding itu dilakukan karena ada satu orang atau bakal calon yang dirugikan karena tidak lolos.

Dia menambahkan, ada 17 formulir yang diambil. Tapi saat masuk tahapan penyerahan, hanya ada 11 yang dikembalikan. Dari 11 formulir yang dikembalikan tersebut, ada satu nama yang mengembalikan formulir sebagai bakal calon ketua dan bakal calon wakil ketua, yaitu Ardi Pujo Prabowo yang tak lain juga anggota DPRD Jember.

Untuk formasinya, lanjut Bambang, dalam kongres untuk pemilihan tersebut hanya satu nama yang dipilih untuk ketua dan wakil ketua. Namun, berbeda dengan exco, setiap voter atau pemilik suara, yaitu klub, memilih lima nama dari enam calon exco. “Nanti yang terpilih dari kongres luar biasa yaitu ketua, wakil ketua, dan lima nama exco,” terangnya.

Sementara itu, pemerhati sepak bola Andik Slamet mengatakan, terkait statuta yang dimaksud pasal 34 ayat 4, yaitu aktif di dunia bola setidaknya lima tahun tersebut, sejatinya kurang jelas dan terperinci. “Aktif di sepak bola itu beragam. Pemain sepak bola itu juga aktif, suporter juga bisa dikatakan aktif dalam sepak bola karena selalu mengikuti perkembangan dan menonton bola. Kalau pemilik klub sepak bola seperti AC Milan itu bisa dikatakan aktif dalam dunia sepak bola atau tidak,” paparnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember akhirnya menetapkan sebelas nama yang masuk bursa calon ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif atau exco. Dengan lolosnya sebelas nama tersebut, berarti tidak ada yang gugur dalam fase verifikasi. Walau semua lolos, dalam sesi ini muncul keinginan untuk banding.

Dari hasil verifikasi, muncul sebelas nama yang menjadi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember. Terbagi menjadi tiga nama calon ketua, dua nama calon wakil ketua, dan enam nama calon exco.

Di sela-sela pengumuman sekaligus konferensi pers, kemarin (29/4), di Sekretariat Askab PSSI Jember, tiba-tiba muncul interupsi dari Joni Budi Utomo, yang diketahui merupakan Ketua Klub Macan Putih. Joni melakukan interupsi tersebut karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Sebab, kata dia, dalam Statuta PSSI Pasal 34 ayat 4 diterangkan bahwa calon usianya di atas 30 tahun dan sekurang-kurangnya aktif dunia sepak bola selama lima tahun. Pernyataan yang sama juga dilayangkan secara tertulis oleh Persatuan Sepak Putra Sukorejo (PSPS).

Mobile_AP_Half Page

Setelah ditelusuri, kehadiran Joni merupakan perwakilan dari salah satu bakal calon ketua, yakni Ardi Pujo Prabowo. Dalam penetapan hasil verifikasi tersebut, dari tiga calon ketua Askab PSSI, yakni Moch Iksan, Ardi Pujo Prabowo, dan Try Sandi Apriana, hanya Ardi yang tidak hadir.

“Saya tidak bisa hadir, karena ada keperluan perihal PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru, Red) di Surabaya,” tuturnya ketika dikonfirmasi secara terpisah. Kehadiran Ardi diwakili oleh Syaiful dan Joni dalam pengumuman hasil verifikasi.

Namun, Ketua Komite Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember Bambang Siswanto menegaskan tidak ada sesi tanya jawab. Sebab, acara tersebut adalah pengumuman hasil verifikasi dan penetapan. “Agenda ini adalah hasil verifikasi,” jelas Bambang.

Bambang menerangkan, jika ada yang keberatan dengan keputusan dari hasil verifikasi tersebut, akan disediakan wadah aspirasi ke komisi banding. Bahkan, kata dia, dari semua yang mendaftar, semuanya lolos. “Artinya, tidak ada yang tidak lolos dalam verifikasi tersebut,” paparnya.

Bila semua lolos, menurut Bambang, tentu aneh bila tiba-tiba muncul keinginan banding. Walau dirinya bukan termasuk dalam komisi banding, tapi diketahuinya, umumnya banding itu dilakukan karena ada satu orang atau bakal calon yang dirugikan karena tidak lolos.

Dia menambahkan, ada 17 formulir yang diambil. Tapi saat masuk tahapan penyerahan, hanya ada 11 yang dikembalikan. Dari 11 formulir yang dikembalikan tersebut, ada satu nama yang mengembalikan formulir sebagai bakal calon ketua dan bakal calon wakil ketua, yaitu Ardi Pujo Prabowo yang tak lain juga anggota DPRD Jember.

Untuk formasinya, lanjut Bambang, dalam kongres untuk pemilihan tersebut hanya satu nama yang dipilih untuk ketua dan wakil ketua. Namun, berbeda dengan exco, setiap voter atau pemilik suara, yaitu klub, memilih lima nama dari enam calon exco. “Nanti yang terpilih dari kongres luar biasa yaitu ketua, wakil ketua, dan lima nama exco,” terangnya.

Sementara itu, pemerhati sepak bola Andik Slamet mengatakan, terkait statuta yang dimaksud pasal 34 ayat 4, yaitu aktif di dunia bola setidaknya lima tahun tersebut, sejatinya kurang jelas dan terperinci. “Aktif di sepak bola itu beragam. Pemain sepak bola itu juga aktif, suporter juga bisa dikatakan aktif dalam sepak bola karena selalu mengikuti perkembangan dan menonton bola. Kalau pemilik klub sepak bola seperti AC Milan itu bisa dikatakan aktif dalam dunia sepak bola atau tidak,” paparnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember akhirnya menetapkan sebelas nama yang masuk bursa calon ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif atau exco. Dengan lolosnya sebelas nama tersebut, berarti tidak ada yang gugur dalam fase verifikasi. Walau semua lolos, dalam sesi ini muncul keinginan untuk banding.

Dari hasil verifikasi, muncul sebelas nama yang menjadi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember. Terbagi menjadi tiga nama calon ketua, dua nama calon wakil ketua, dan enam nama calon exco.

Di sela-sela pengumuman sekaligus konferensi pers, kemarin (29/4), di Sekretariat Askab PSSI Jember, tiba-tiba muncul interupsi dari Joni Budi Utomo, yang diketahui merupakan Ketua Klub Macan Putih. Joni melakukan interupsi tersebut karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Sebab, kata dia, dalam Statuta PSSI Pasal 34 ayat 4 diterangkan bahwa calon usianya di atas 30 tahun dan sekurang-kurangnya aktif dunia sepak bola selama lima tahun. Pernyataan yang sama juga dilayangkan secara tertulis oleh Persatuan Sepak Putra Sukorejo (PSPS).

Setelah ditelusuri, kehadiran Joni merupakan perwakilan dari salah satu bakal calon ketua, yakni Ardi Pujo Prabowo. Dalam penetapan hasil verifikasi tersebut, dari tiga calon ketua Askab PSSI, yakni Moch Iksan, Ardi Pujo Prabowo, dan Try Sandi Apriana, hanya Ardi yang tidak hadir.

“Saya tidak bisa hadir, karena ada keperluan perihal PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru, Red) di Surabaya,” tuturnya ketika dikonfirmasi secara terpisah. Kehadiran Ardi diwakili oleh Syaiful dan Joni dalam pengumuman hasil verifikasi.

Namun, Ketua Komite Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember Bambang Siswanto menegaskan tidak ada sesi tanya jawab. Sebab, acara tersebut adalah pengumuman hasil verifikasi dan penetapan. “Agenda ini adalah hasil verifikasi,” jelas Bambang.

Bambang menerangkan, jika ada yang keberatan dengan keputusan dari hasil verifikasi tersebut, akan disediakan wadah aspirasi ke komisi banding. Bahkan, kata dia, dari semua yang mendaftar, semuanya lolos. “Artinya, tidak ada yang tidak lolos dalam verifikasi tersebut,” paparnya.

Bila semua lolos, menurut Bambang, tentu aneh bila tiba-tiba muncul keinginan banding. Walau dirinya bukan termasuk dalam komisi banding, tapi diketahuinya, umumnya banding itu dilakukan karena ada satu orang atau bakal calon yang dirugikan karena tidak lolos.

Dia menambahkan, ada 17 formulir yang diambil. Tapi saat masuk tahapan penyerahan, hanya ada 11 yang dikembalikan. Dari 11 formulir yang dikembalikan tersebut, ada satu nama yang mengembalikan formulir sebagai bakal calon ketua dan bakal calon wakil ketua, yaitu Ardi Pujo Prabowo yang tak lain juga anggota DPRD Jember.

Untuk formasinya, lanjut Bambang, dalam kongres untuk pemilihan tersebut hanya satu nama yang dipilih untuk ketua dan wakil ketua. Namun, berbeda dengan exco, setiap voter atau pemilik suara, yaitu klub, memilih lima nama dari enam calon exco. “Nanti yang terpilih dari kongres luar biasa yaitu ketua, wakil ketua, dan lima nama exco,” terangnya.

Sementara itu, pemerhati sepak bola Andik Slamet mengatakan, terkait statuta yang dimaksud pasal 34 ayat 4, yaitu aktif di dunia bola setidaknya lima tahun tersebut, sejatinya kurang jelas dan terperinci. “Aktif di sepak bola itu beragam. Pemain sepak bola itu juga aktif, suporter juga bisa dikatakan aktif dalam sepak bola karena selalu mengikuti perkembangan dan menonton bola. Kalau pemilik klub sepak bola seperti AC Milan itu bisa dikatakan aktif dalam dunia sepak bola atau tidak,” paparnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Perketat dengan 5 Pos Penyekatan

Masih Megah Meski Tak Berfungsi

Hanya Dijual Lewat Daring

Kemangi, Kunci Wangi Alami

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

× Info Langganan Koran