Pamit ke Sawah, Ditemukan Meninggal

LANGSUNG DIMAKAMKAN: Keluarga melihat proses pemeriksaan jasad korban. Setelah diketahui tak ada tanda kekerasan, keluarga meminta jasad korban dikebumikan tanpa melalui otopsi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Warga Dusun Botosari, Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, mendadak geger. Seorang warga menemukan sesosok mayat laki-laki di area persawahan desa setempat, awal pekan ini. Belakang diketahui, mayat itu bernama Mualim, 75, warga RT 03 RW 03, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates.

Informasi di lapangan, korban pamit kepada keluarga untuk ke sawah sekitar pukul 08.00. Namun hingga siang, korban belum juga pulang. Sorenya, ada warga yang melapor jika korban ditemukan dalam kondisi meninggal di area persawahan. Laporan itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Mayat korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk divisum.

Hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda mencurigakan. Kuat dugaan, korban meninggal karena sakit. Polisi juga berinisiatif untuk melakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Namun, pihak keluarga menolak dan menerima kematian korban sebagai takdir. Sore itu juga, mayat korban langsung dimakamkan.

Kapolsek Sukorambi AKP Ma’ruf mengatakan, sebelum dimakamkan, pihak keluarga juga menandatangani surat pernyataan penolakan autopsy. Penandatanganan itu disaksikan perangkat desa setempat. “Kami juga tidak ingin nanti setelah dimakamkan tiba-tiba keluarga minta otopsi. Makanya kami minta buat surat pernyataan. Selain itu, hasil visum juga tidak ada tanda-tanda mencurigakan,” ujarnya.

Ma’ruf menambahkan, selain faktor usia yang sudah lanjut, menurut keluarga korban juga sering sakit-sakitan. Diduga saat melakukan aktivitas di sawah itu, penyakit korban kambuh hingga membuatnya meninggal dunia. “Hal itu diperkuat oleh keterangan keluarga, korban memang sering sakit-sakitan,” pungkas Ma’ruf.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih