Ditusuk, Lalu Dibekap hingga Meninggal

Rekonstruksi Pembunuhan Suami terhadap Istri

BERJALAN LANCAR: Tersangka Rendy, 28, melakukan rekonstruksi pembunuhan terhadap istrinya sendiri, kemarin (3/12) pagi. Reka adegan itu digelar di perumahan karyawan Kebun Mumbul, Desa Kawangrejo, Mumbulsari.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus suami membunuh istri di Perumahan Karyawan Afdeling Dampar, PTPN 12 Kebun Mumbul, Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, direkonstruksi, kemarin (3/12) pagi. Menggunakan seragam tahanan Polres Jember, Rendy Setiawan, 28, digelandang petugas menuju lokasi kejadian di perumahan karyawan. Polisi memborgol tangan tersangka agar tak sampai kabur.

Sebelum rekonstruksi dimulai, warga di sekitar lokasi sudah memenuhi halaman rumah yang menjadi lokasi pembunuhan. Puluhan petugas Polsek Mumbulsari dan Satuan Sabhara Polres Jember mengawal ketat proses reka adegan itu. Hal itu untuk mengantisipasi tindakan di luar kendali oleh orang-orang yang tak terima atas perbuatan tersangka yang tega menghabisi nyawa pendamping hidupnya tersebut.

Bahkan, di samping rumah yang sebelumnya ditempati tersangka dan korban juga dijaga ketat. Pengamanan tambahan juga terlihat dilakukan oleh karyawan perkebunan. Dalam rekonstruksi itu, tersangka memeragakan 19 adegan. Korban, Fani Amelia, 26, diperankan oleh pemeran pengganti dari anggota Polwan Polres Jember.

Adegan pertama, korban dan tersangka bermesraan di rumah orang tua Rendy. Kemudian, disusul adegan berikutnya kala pasangan suami istri (pasutri) ini pulang ke rumahnya di Perumahan karyawan Kebun Mumbul. Dilanjutkan pada adegan korban mulai mual dan muntah, hingga dikeroki oleh tersangka.

Sementara itu, aksi pembunuhan ada di adegan ke-12 hingga 14. Pada peragaan ke-13, tersangka menusukkan pisau penghabisan ke perut istrinya tersebut. Kemudian, diikuti adegan saat tersangka membekap wajah istrinya dengan bantal hingga meninggal. Adegan selanjutnya, tersangka keluar rumah. Rekonstruksi oleh tersangka yang kala itu didampingi penasihat hukum dan orang tuanya berlangsung tanpa hambatan. Tersangka juga terlihat kooperatif.

“Tersangka lancar memeragakan bagaimana dia membunuh istrinya sendiri,” ujar Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal. Menurutnya, motif pembunuhan tersebut masih seputar kekecewaan tersangka pada korban yang kerap meminta uang saat akan berhubungan badan.

Peristiwa pembunuhan ini dilakukan pada Minggu (27/10) dini hari. Akibat perbuatannya, tersangka terancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih